<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>EIDELWEISS</title>
	<atom:link href="http://andywrx.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://andywrx.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 Dec 2011 13:39:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='andywrx.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>EIDELWEISS</title>
		<link>http://andywrx.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://andywrx.wordpress.com/osd.xml" title="EIDELWEISS" />
	<atom:link rel='hub' href='http://andywrx.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>OPERASI SAR MERAPI</title>
		<link>http://andywrx.wordpress.com/2011/12/07/contoh-laporan-operasi-sar/</link>
		<comments>http://andywrx.wordpress.com/2011/12/07/contoh-laporan-operasi-sar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Dec 2011 05:28:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andywrx</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEARCH AND RESCUE]]></category>
		<category><![CDATA[LAPORAN SAR]]></category>
		<category><![CDATA[LETUSAN MERAPI]]></category>
		<category><![CDATA[MERAPI MELETUS]]></category>
		<category><![CDATA[OPERASI SAR]]></category>
		<category><![CDATA[PENGUNGSI MERAPI]]></category>
		<category><![CDATA[RESCUE]]></category>
		<category><![CDATA[RESCUER]]></category>
		<category><![CDATA[SAR]]></category>
		<category><![CDATA[SAR MERAPI]]></category>
		<category><![CDATA[SAR WONOGIRI]]></category>
		<category><![CDATA[SEARCH]]></category>
		<category><![CDATA[WONOGIRI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andywrx.wordpress.com/?p=186</guid>
		<description><![CDATA[LAPORAN OPERASI SAR MERAPI 2010 DELES, KEMALANG, KLATEN PENDAHULUAN Setelah ditetapkannya status merapi pada level tertinggi,yaitu AWAS pada 24 oktober 2010 maka segala potensi SAR besiap siaga untuk melakukan operasi tanggap darurat di daerah-daerah yang berpotensi mendapat ancaman akibat letusan merapi, kemudian berdasar informasi dari BPPTK bahwasanya untuk letusan tahun ini akan sangat berbeda dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andywrx.wordpress.com&amp;blog=9853863&amp;post=186&amp;subd=andywrx&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>                                  LAPORAN OPERASI SAR MERAPI 2010<br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/merapi-meletus_senin-pagi2.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/merapi-meletus_senin-pagi2.jpg?w=655" alt="" title="Merapi-Meletus_Senin-Pagi"   class="aligncenter size-full wp-image-201" /></a><br />
DELES, KEMALANG, KLATEN</p>
<p>PENDAHULUAN<br />
Setelah ditetapkannya status merapi pada level tertinggi,yaitu  AWAS pada 24 oktober 2010 maka segala potensi SAR besiap siaga untuk melakukan operasi tanggap darurat di daerah-daerah yang berpotensi mendapat ancaman akibat letusan merapi, kemudian berdasar informasi dari BPPTK bahwasanya untuk letusan tahun ini akan sangat berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya yaitu dari tipe letusan intrusif ( muntahan lava pijar dan awan panas ) berubah menjadi tipe Eksplosif ( letusan hebat vertikal keatas dengan awan panas dan debu vulkanik menyebar kesegala arah), maka siaga SAR ini akhirnya ditetapkan<br />
Akhirnya apa yang dikhawatirkan terjadi, pada Selasa 26 oktober 2010 terjadi letusan untuk pertama kalinya,sehingga tim SAR wonogiri langsung mengadakan operasi SAR ke daerah Selo, Boyolali,setelah tim SAR wonogiri ditarik dari Selo kemudian terjadi letusan lagi,sehingga tim SAR wonogiri harus naik lagi ke lokasi bencana,kali ini naik ke kecamatan Kemalang Klaten<br />
WAKTU DAN TEMPAT<br />
Waktu 		          : Sabtu, 30 okt 2010 &#8211; Sabtu, 6 Nov 2010<br />
Tempat 	          	  : Kec. Kemalang, Klaten<br />
Wilayah		          : Desa Sidorejo,Tegalmulyo, Balerante,Kendalsari<br />
Base Camp		  : Rumdin pak camat kemalang (keputran,kemalang,Klaten )<br />
Jalur koordinasi	  : SAR wonogiri-Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan – RAPI Klaten</p>
<p>ANGGOTA TEAM<br />
DAN SRU :  Andy ‘Warock’ Setiawan<br />
Anggota :   1. Artista Tito (sopir )<br />
	    2. Hartadi ‘Abenk’ Budi Susilo (humas+komunikasi)<br />
	    3. Agus Prihantoro (navigator)<br />
	    4. Iwan Setiawan (evakuator)<br />
	    5. M.Dahyar ‘Pondra ’Adiguna (evakuator)</p>
<p>OPERASI SAR<br />
1.Minggu, 31 Oktober 2010 Pkl. 15.00 WIB<br />
   Evakuasi warga Sidorejo<br />
   Sopir 	 : Bambang<br />
   Navigator 	 : Toro<br />
   Tim     	 : Standby di posko SAR Klaten</p>
<p>2.Senin, 1 November 2010 Pkl. 10.17 WIB<br />
  Evakuasi warga Sidorejo dan Tegalmulyo<br />
  Sopir	         : Tito<br />
  Navigator      : Iwan<br />
  Tim            : Standby di lapangan Sidorejo bersama Metro Tv dan SAR Klaten<br />
  Bankom         : Abenk</p>
<p>3.Senin, 1 November 2010 Pkl. 19.00-21.00 WIB<br />
  Patroli dan Sweeping posko-posko relawan liar yang berada pada danger area &lt; 10 km dari puncak Merapi bersama Kopassus Group 2<br />
  Personil       : Andy dan Abenk<br />
  Tim            : Standby di lapangan Keputran<br />
  Hasil          : Selasa siang jalur steril dan turun ke Dompol<br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/foto083.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/foto083.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" title="Foto083" width="225" height="300" class="alignnone size-medium wp-image-198" /></a></p>
<p>4.Selasa, 2 November  2010 Pkl. 19.00-23.00 WIB<br />
Patroli bersama Kopassus Group 2 sampai parkiran Deles Indah diikuti wartawan MetroTv, Melihat langsung guguran lava pijar dari dekat<br />
  Personil	 : Iwan dan Toro<br />
  Tim 	         : Standby Lapangan Keputran<br />
  Bankom         : Abenk</p>
<p>5.Rabu, 3 November 2010 Pkl. 16.11 – 18.03 WIB<br />
  Evakuasi warga Sidorejo, tegalmulyo, kendalsari yang berada dalam keadaan panik luarbiasa karena untuk pertama kalinya debu vulkanik masuk ke desa mereka sampai radius 10 km dari puncak dan ancaman awan panas mulai mengarah ke desa mereka dalam arah yang tidak diduga sebelumnya<br />
  Sopir             : Tito<br />
  Navigator 	 : Andy<br />
  Anggota	 : Toro dan Iwan<br />
  Bantuan	 : Bandenk<br />
  Bankom         : Abenk</p>
<p><a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/foto088.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/foto088.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" title="Foto088" width="225" height="300" class="aligncenter size-medium wp-image-199" /></a><br />
  Penyisiran ulang bersama Kopassus Group 2 sampai lapangan Sidorejo dan Portal<br />
  Personil       : Andy<br />
  Penyisiran dan Evakuasi warga Butuh,Sidorejo<br />
  Personil       : Tito<br />
  Tim            : Evakuasi di wilayah Blorong<br />
  Bankom         : Abenk<br />
  Hasil          : Semua penduduk clear kebawah<br />
                   Sebagian besar pengungsi di posko Dompol (+- 5000 org ) turun ke lapangan Keputran  sehingga camp pengungsian keputran over kapasitas<br />
                   Pagi harinya jika pada hari biasa pkl. 05.00 warga kem bali kerumah kali ini mereka tidak berani pulang kerumah masing – masing<br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/pengungsi-merapi.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/pengungsi-merapi.jpg?w=300&#038;h=237" alt="" title="pengungsi-merapi" width="300" height="237" class="alignnone size-medium wp-image-194" /></a><br />
6.Kamis, 4 November 2010 pkl. 23.30 – Jumat, 5 November 2010 pkl. 02.30<br />
  Evakuasi besar-besaran, akibat letusan hebat gunung Merapi yang getaran dan gemuruhnya guguran lava pijar sampai terdengar sampai jarak 60 km dan luncuran awan panas sampai 13km masuk daerah perkampungan</p>
<p>  Team I	 : Andy, Abenk, iwan, Bandenk (bantuan)<br />
		   Penyisiran warga dari titik paling atas desa Sidorejo bersama KOPASSUS Group 2<br />
	Route : Kaliwuluh – Portal – kec. Karangnongko<br />
		   Mengawal Eksodus camp pengungsian Dompol menuju SMA N 1 Karangnongko </p>
<p>  Team II 	: Toro, Tito standby di lapangan Keputran  kemudian mengirim logistik ke      Karangnongko<br />
       <a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/images.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/images.jpg?w=655" alt="" title="images"   class="alignnone size-full wp-image-195" /></a><br />
7.Jumat, 5 November 2010, Pkl. 05.00 – 13.30 WIB<br />
  Evakuasi warga dari luncuran awan panas</p>
<p>  Team I        : Abenk, Iwan, Tito, Bandenk (bantuan )<br />
	          Evakuasi 1000 warga Balerante di camp Bawukan  menuju PEMDA Klaten<br />
  Team II 	: Andy, Toro bersama KOPASSUS Group 2 melakukan penyisiran ke Deles, Sidorejo  kemudian evakuasi warga Dolokan,Kendalsari Ke GOR Gelarsena, Klaten</p>
<p>KETERANGAN :<br />
1.	Bambang Wahyudi, mengantarkan team hari Sabtu, 30 Oktober 2010 kemudian pulang bersama Tim bantuan Merapi SMU N 1 Wonogiri Minggu, 31 Oktober 2010<br />
2.	Pondra pada hari Selasa sore, 2 November 2010 turun ke Wonogiri karena urusan kantor<br />
3.	Bandenk mulai hari Rabu, 3 November 2010 karena tim Ubaloka yang ada di camp Kepurun dan Bawukan ditarik maka diperbantukan di Keputran </p>
<p><a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/foto093.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/foto093.jpg?w=655" alt="" title="Foto093"   class="aligncenter size-full wp-image-200" /></a></p>
<p>EVALUASI PELAKSANAAN OPERASI SAR</p>
<p>1.Misskomunikasi antara SAR Klaten dengan warga menyebabkan evakuasi terhambat<br />
        Permasalahan : SAR berpedoman kepada perintah dan informasi BPPTK supaya mengosongkan wilayah dengan radius 10km dari puncak sehingga wilayah portal dan wilayah lain diatasnya harus steril dari manusia, sehingga mereka tidak menempatkan personilnya di desa sidorejo,tegalmulyo dan balerante..hal ini membuat masyarakat terutama pemuda kecewa karena mereka merasa tidak dijaga oleh tim SAR selama erupsi merapi 2010,tapi jika SAR berada diatas dikhawatirkan warga tidak mau turun untuk mengungsi karena merasa aman akibat kehadiran tim SAR disana, padahal tahun 2006 mereka melakukan penjagaan sampai wilyah terdekat dengan puncak merapi</p>
<p>2.Pemerintah  seharusnya selain menyediakan camp pengungsian warga juga menyediakan camp pengungsian khusus hewan ternak yang terjamin pasokan pakannya dan ini harus benar-benar disosialisasikan kepada seluruh warga yang masuk rawan bencana, sehingga kasus warga yang kembali ke tempat tinggalnya karena alasan memberi makan ternak tidak terjadi ,karena hal inilah yang menyebabkan banyak jatuh korban dikalangan warga</p>
<p>3.Pentingnya sinergi dan kerjasama antara elemen-elemen relawan yang ada pada kasus bencana besar seperti ini. SAR Wonogiri mempelopori terjadinya sinergi ini sehingga terjadi kerjasama yang baik antara SAR Wonogiri – KOPASSUS Group 2 Kandang Menjangan – RAPI Klaten – Camat Kec. Kemalang Klaten, sehingga proses evakuasi warga lancar dan misspersepsi dengan masyarakat tidak terjadi. Trimakasih buat pak Abenk untuk usaha dan kerjakerasnya.</p>
<p>4.Untuk anggota tim setiap melakukan pergerakan dan berhubungan dengan pihak lain harap berkoordinasi dengan tim sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan</p>
<p>   LAPORAN KEUANGAN ( terlampir )</p>
<p> PENUTUP<br />
Demikian laporan ini dibuat guna kepentingan perbaikan dan evaluasi operasi SAR Wonogiri ke depannya, kami sebagai SRU yang ada di lapangan menyadari banyak kekurangan dan kelemahan tapi jadikan kekurangan dan kelemahan tersebut sebagai cambuk untuk menjadi lebih baik dan lebih baik.</p>
<p>  							Wonogiri, 12 November 2010<br />
								Komandan SRU</p>
<p>					    		           ANDY SETIAWAN<br />
LAPORAN KEUANGAN<br />
PEMASUKAN 	I						Rp. 150.000<br />
PENGELUARAN<br />
	30-10-2010 : Bensin		Rp.  50.000<br />
	01-11-2010 : Bensin		Rp.  50.000<br />
	04-11-2010 : Bensin		Rp.  50.000<br />
			Total					Rp. 150.000<br />
SALDO								Rp. 0</p>
<p>PEMASUKAN II 							Rp. 150.000<br />
PENGELUARAN<br />
	06-11-2010 : Bensin		Rp. 50.000<br />
		         Rokok  I		Rp. 26.500<br />
		         Rokok II		Rp. 27.000<br />
		         Aqua		Rp.   5.000<br />
		        Rokok III 		Rp. 28.000<br />
			Total					Rp. 136.500<br />
SALDO								Rp.    13.500</p>
<p>							Wonogiri, 12 November 2010<br />
								Komandan SRU</p>
<p>							          ANDY SETIAWAN</p>
<p><a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/foto080.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/foto080.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" title="Foto080" width="225" height="300" class="alignnone size-medium wp-image-197" /></a></p>
<br />Filed under: <a href='http://andywrx.wordpress.com/category/search-and-rescue/'>SEARCH AND RESCUE</a> Tagged: <a href='http://andywrx.wordpress.com/tag/laporan-sar/'>LAPORAN SAR</a>, <a href='http://andywrx.wordpress.com/tag/letusan-merapi/'>LETUSAN MERAPI</a>, <a href='http://andywrx.wordpress.com/tag/merapi-meletus/'>MERAPI MELETUS</a>, <a href='http://andywrx.wordpress.com/tag/operasi-sar/'>OPERASI SAR</a>, <a href='http://andywrx.wordpress.com/tag/pengungsi-merapi/'>PENGUNGSI MERAPI</a>, <a href='http://andywrx.wordpress.com/tag/rescue/'>RESCUE</a>, <a href='http://andywrx.wordpress.com/tag/rescuer/'>RESCUER</a>, <a href='http://andywrx.wordpress.com/tag/sar/'>SAR</a>, <a href='http://andywrx.wordpress.com/tag/sar-merapi/'>SAR MERAPI</a>, <a href='http://andywrx.wordpress.com/tag/sar-wonogiri/'>SAR WONOGIRI</a>, <a href='http://andywrx.wordpress.com/tag/search/'>SEARCH</a>, <a href='http://andywrx.wordpress.com/tag/search-and-rescue/'>SEARCH AND RESCUE</a>, <a href='http://andywrx.wordpress.com/tag/wonogiri/'>WONOGIRI</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andywrx.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andywrx.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andywrx.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andywrx.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andywrx.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andywrx.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andywrx.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andywrx.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andywrx.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andywrx.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andywrx.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andywrx.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andywrx.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andywrx.wordpress.com/186/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andywrx.wordpress.com&amp;blog=9853863&amp;post=186&amp;subd=andywrx&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andywrx.wordpress.com/2011/12/07/contoh-laporan-operasi-sar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/760eaee7af8e08757b6d9132bd05c018?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andywrx</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/merapi-meletus_senin-pagi2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Merapi-Meletus_Senin-Pagi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/foto083.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Foto083</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/foto088.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Foto088</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/pengungsi-merapi.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pengungsi-merapi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/images.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/foto093.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Foto093</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2011/12/foto080.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Foto080</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>B8VF2KPY6F5Y</title>
		<link>http://andywrx.wordpress.com/2009/12/03/b8vf2kpy6f5y/</link>
		<comments>http://andywrx.wordpress.com/2009/12/03/b8vf2kpy6f5y/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 04:49:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andywrx</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[technorati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andywrx.wordpress.com/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[B8VF2KPY6F5Y Posted in Uncategorized Tagged: technorati<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andywrx.wordpress.com&amp;blog=9853863&amp;post=148&amp;subd=andywrx&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> B8VF2KPY6F5Y </p>
<br />Posted in Uncategorized Tagged: technorati <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andywrx.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andywrx.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andywrx.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andywrx.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andywrx.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andywrx.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andywrx.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andywrx.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andywrx.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andywrx.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andywrx.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andywrx.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andywrx.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andywrx.wordpress.com/148/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andywrx.wordpress.com&amp;blog=9853863&amp;post=148&amp;subd=andywrx&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andywrx.wordpress.com/2009/12/03/b8vf2kpy6f5y/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/760eaee7af8e08757b6d9132bd05c018?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andywrx</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TUTORIAL NAVIGASI DARAT BASIC : PETA</title>
		<link>http://andywrx.wordpress.com/2009/11/28/tutorial-navigasi-darat-basic-peta/</link>
		<comments>http://andywrx.wordpress.com/2009/11/28/tutorial-navigasi-darat-basic-peta/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 08:12:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andywrx</dc:creator>
				<category><![CDATA[NAVIGASI]]></category>
		<category><![CDATA[altimeter]]></category>
		<category><![CDATA[arah angin]]></category>
		<category><![CDATA[atlas]]></category>
		<category><![CDATA[dasar dasar navigasi]]></category>
		<category><![CDATA[garis kontur]]></category>
		<category><![CDATA[GPS]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu medan]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu medan peta dan kompas]]></category>
		<category><![CDATA[IMPK]]></category>
		<category><![CDATA[kompas]]></category>
		<category><![CDATA[kontur]]></category>
		<category><![CDATA[legenda peta]]></category>
		<category><![CDATA[navigasi darat]]></category>
		<category><![CDATA[peta]]></category>
		<category><![CDATA[peta rupa bumi]]></category>
		<category><![CDATA[peta topografi]]></category>
		<category><![CDATA[skala peta]]></category>
		<category><![CDATA[tanda medan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andywrx.wordpress.com/?p=128</guid>
		<description><![CDATA[TUTORIAL NAVIGASI DARAT BASIC : PETA Pendahuluan Sebagai orang yang mengaku dekat dengan alam, pengetahuan peta dan kompas serta cara penggunaannya mutlak dan harus dimiliki. Perjalanan ke tempat-tempat yang jauh dan tidak dikenal akan lebih mudah. Pengetahuan bernavigasi darat ini juga berguna bila suatu saat tenaga kita diperlukan untuk usaha-usaha pencarian dan penyelamatan korban kecelakaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andywrx.wordpress.com&amp;blog=9853863&amp;post=128&amp;subd=andywrx&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TUTORIAL NAVIGASI DARAT BASIC : PETA   </strong></p>
<p><strong>Pendahuluan</strong>  </p>
<p>Sebagai orang yang mengaku dekat dengan alam, pengetahuan peta dan kompas serta cara penggunaannya mutlak  dan harus dimiliki. Perjalanan ke tempat-tempat yang jauh dan tidak dikenal akan lebih mudah. Pengetahuan  bernavigasi darat ini juga berguna bila suatu saat tenaga kita diperlukan untuk usaha-usaha pencarian dan  penyelamatan korban kecelakaan atau tersesat di gunung dan hutan, dan juga untuk keperluan olahraga antara lain  lomba orienteering. Navigasi darat adalah suatu cara seseorang untuk menentukan posisi dan arah perjalanan baik  di medan sebenarnya atau di peta, dan oleh sebab itulah pengetahuan tentang kompas dan peta serta teknik  penggunaannya haruslah dimiliki dan dipahami.  </p>
<p><strong>Peta  </strong></p>
<p>Secara umum, peta adalah penggambaran dua dimensi(pada bidang datar) keseluruhan atau sebagian dari  permukaan bumi yang diproyeksikan dengan perbandingan/skala tertentu. Peta sendiri, kemudian berkembang  sesuai dengan kebutuhan dan penggunaannya.Untuk keperluan navigasi darat umumnya digunakan peta topografi.  </p>
<p><strong>Peta Topografi</strong><br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/image00023.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/image00023.jpg?w=655&#038;h=900" alt="" title="IMAGE0002" width="655" height="900" class="aligncenter size-full wp-image-207" /></a></p>
<p>Berasal dari bahasa yunani, topos yang berarti tempat dan graphi  yang berarti menggambar. Peta topografi memetakan tempat-tempat  dipermukaan bumi yang berketinggian sama dari permukaan laut  menjadi bentuk garis-garis kontur, dengan satu garis kontur  mewakili satu ketinggian. Walaupun peta topografi memetakan tiap  interval ketinggian tertentu, namun disertakan pula berbagai  keterangan pula yang akan membantu untuk mengetahui secara l jauh mengenai daerah permukaan bumi yang terpetakan terseb keterangan-keterangan itu disebut legenda peta.     </p>
<p><strong>Legenda peta antara lain berisi tentang </strong>:<br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/legend.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/legend.jpg?w=655" alt="" title="legend"   class="aligncenter size-full wp-image-131" /></a><br />
versi Indonesianya<br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan10002.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan10002.jpg?w=655&#038;h=900" alt="" title="Scan10002" width="655" height="900" class="aligncenter size-full wp-image-208" /></a><br />
a. Judul Peta<br />
Judul peta ada dibagian tengah atas. judul peta menyatakan lokasi yang ditunjukkan oleh peta yang bersangkutan,  sehingga lokasi yang berbeda akan mempunyai judul yang berbeda pula<br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan100121.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan100121.jpg?w=655&#038;h=150" alt="" title="Scan10012" width="655" height="150" class="aligncenter size-full wp-image-159" /></a><br />
b. Nomor Peta<br />
Nomor peta biasanya dicantumkan diselah kanan atas peta. Selain sebagai nomor regisrtasi dari badan pembuat,  nomor peta juga berguna sebagai petunjuk jika kita memerlukan peta daerah lain disekitar suatu daerah yang  terpetakan. Biasanya di bagian bawah disertakan pula lembar derajat yang mencantumkan nomor-nomor peta  yang ada disekeliling peta tersebut.<br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan100111.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan100111.jpg?w=655&#038;h=219" alt="" title="Scan10011" width="655" height="219" class="aligncenter size-full wp-image-160" /></a><br />
c. Koordinat Peta<br />
Koordinat adalah kedudukan suatu titik pada peta. Koordinat ditentukan dengan menggunakan sistem sumbu,  yaitu garis-garis yang saling berpotongan tegak lurus. Sistem koordinat yang resmi dipakai ada dua, yaitu :  </p>
<p><strong>1. Koordinat Geografis  </strong><br />
Sumbu yang digunakan adalah garis bujur (bujur barat dan bujur timur) yang tegak lurus terhadap katulistiwa, dan  garis lintang (lintang utara dan lintang selatan) yang sejajar dengan katulistiwa. Koodinat geografis dinyatakan  dalam satuan derajat, menit, dan detik.  </p>
<p><strong>2. Koordinat Grid</strong><br />
Dalam koordinat grid, kedudukan suatu titik dinyatakan dalam ukuran jarak terhadap suatu titik acuan. Untuk  wilayah Indonesia, titik acuan nol terdapat disebelah barat Jakarta (60 derajat LU, 68 derajat BT). Garis vertikal  diberi nomor urut dari selatan ke utara, sedangkan garis horizontal diberi nomor urut dari barat ke timur.<br />
Sistem koordinat mengenal penomoran dengan 6 angka, 8 angka dan 10 angka. Untuk daerah yang luas dipakai  penomoran 6 angka, untuk daerah yang lebih sempit digunakan penomoran 8 angka dan 10 angka (biasanya 10  angka dihasilkan oleh GPS).  </p>
<p><a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan10009q1.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan10009q1.jpg?w=655&#038;h=479" alt="" title="Scan10009Q" width="655" height="479" class="aligncenter size-full wp-image-161" /></a><br />
<strong>d. Kontur</strong><br />
1. Satu garis kontur mewakili satu ketinggian tertentu.<br />
2. Garis kontur berharga lebih rendah mengelilingi garis kontur yang lebih tinggi.<br />
3. Garis kontur tidak berpotongan dan tidak bercabang.<br />
4. Interval kontur biasanya 1/2000 kali skala peta.<br />
5. Rangkaian garis kontur yang rapat menandakan permukaan bumi yang curam/terjal, sebaliknya yang renggang  menandakan permukaan bumi yang landai.<br />
6. Rangkaian garis kontur yang berbentuk huruf &#8220;U&#8221; menandakan punggungan gunung.<br />
7. Rangkaian garis kontur yang berbentuk huruf &#8220;V&#8221; terbalik menandakan suatu lembah/jurang.<br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/kontur.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/kontur.jpg?w=655" alt="" title="kontur"   class="aligncenter size-full wp-image-139" /></a><br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/7_002.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/7_002.jpg?w=655" alt="" title="7_002"   class="aligncenter size-full wp-image-209" /></a><br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/ricks_terrain_map.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/ricks_terrain_map.jpg?w=655" alt="" title="ricks_terrain_map"   class="aligncenter size-full wp-image-212" /></a><br />
<strong>e. Skala Peta   </strong><br />
Skala peta adalah perbandingan antara jarak pada peta dengan jarak  horizontal di lapangan. Ada dua macam cara penulisan skala, yaitu :<br />
1. Skala angka, contoh : 1:25.000 berarti 1 cm jarak dipeta = 25.000 cm  (250 m) jarak horizontal di medan sebenarnya.<br />
2. Skala garis, contoh: berarti tiap bagian sepanjang blok garis mewakili 1  km jarak horizontal.              </p>
<p><strong>Legenda Peta   </strong><br />
Legenda peta biasanya disertakan pada bagian  bawah peta. Legenda ini memuat simbol-simbol  yang dipakai pada peta tersebut, yang penting  diketahui : triangulasi, jalan setapak, jalan raya,<br />
VEGETASI LEGEND<br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan10001.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan10001.jpg?w=655&#038;h=982" alt="" title="Scan10001" width="655" height="982" class="aligncenter size-full wp-image-210" /></a><br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/vegetasi.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/vegetasi.jpg?w=655" alt="" title="vegetasi legend"   class="aligncenter size-full wp-image-134" /></a><br />
sungai, pemukiman, ladang, sawah, hutan dan lainnya.<br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan10005.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan10005.jpg?w=655" alt="" title="Scan10005"   class="aligncenter size-full wp-image-156" /></a><br />
LINE LEGEND<br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/tampilan-garis.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/tampilan-garis.jpg?w=655" alt="" title="tampilan-garis legenda"   class="aligncenter size-full wp-image-132" /></a><br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/tampilan-garis1.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/tampilan-garis1.jpg?w=655" alt="" title="tampilan-garis legenda"   class="aligncenter size-full wp-image-133" /></a><br />
BANGUNAN BUATAN MANUSIA<br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan100021.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan100021.jpg?w=655&#038;h=1104" alt="" title="Scan10002" width="655" height="1104" class="aligncenter size-full wp-image-211" /></a><br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/bangunan-buatan-manusia.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/bangunan-buatan-manusia.jpg?w=655" alt="" title="bangunan-buatan-manusia"   class="aligncenter size-full wp-image-135" /></a></p>
<p> Di  Indonesia, peta yang umumnya digunakan adalah peta keluaran  Direktorat Geologi Bandung, kemudian peta dari Jawatan  Topologi, atau yang sering disebut peta AMS (American Map  Service) dibuat oleh Amerika dan rata-rata dikeluarkan pada  tahun 1960. Peta AMS biasanya berskala 1:50.000 dengan  interval kontur (jarak antar kontur) 25 m. Selain itu ada peta  keluaran Bakosurtanal (Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan  Nasional) yang lebih baru, dengan skala 1:50.000 atau 1:25.000 (dengan interval kontur 12,5m).<br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/skala.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/skala.jpg?w=655" alt="" title="skala PETA"   class="aligncenter size-full wp-image-136" /></a></p>
<p>Peta keluaran Bakosurtanal biasanya berwarna.<br />
g. Tahun Peta<br />
Peta toografi juga memuat keterangan tentang tahun pembuatan peta tersebut, semakin baru tahun  pembuatannya, maka data yang disajikan semakin akurat.  </p>
<p><strong>h. Arah Peta </strong><br />
Yang perlu diperhatikan adalah arah Utara Peta. Cara paling mudah adalah dengan memperhatikan arah huruf- huruf tulisan yang ada pada peta. Arah atas tulisan adalah Arah Utara Peta.Pada bagian bawah peta biasanya  juga terdapat petunjuk arah utara yaitu :<br />
1. Utara sebenarnya/True North : yaitu utara yang mengarah pada kutub utara bumi.<br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/mata_angin.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/mata_angin.jpg?w=655" alt="" title="Mata_angin"   class="aligncenter size-full wp-image-143" /></a><br />
2. Utara Magnetis/Magnetic North : yaitu utara yang ditunjuk oleh jarum magnetis kompas, dan letaknya tidak  tepat di kutub    utara bumi.<br />
3. Utara Peta/Map North : yaitu arah utara yang terdapat pada peta.<br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/magnetis.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/magnetis.jpg?w=655" alt="" title="magnetis"   class="aligncenter size-full wp-image-137" /></a><br />
Kutub utara magnetis bumi letaknya tidak bertepatan dengan kutub utara bumi. Karena pengaruh rotasi bumi,  letak kutub magnetis bumi bergeser dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, untuk keperluan yang menuntut  ketelitian perlu dipertimbambangkan adanya iktilaf(deklinasi) peta, iktilaf magnetis, iktilaf peta magnetis, dan  variasi magnetis. </p>
<p>1.  Deklinasi Peta:adalah beda sudut antara sebenarnya dengan utara peta. Ini terjadi karena perataan jarak  paralel garis bujur peta bumi menjadi garis koordinat vertikal yang digambarkan pada peta.<br />
2.  Deklinasi Magnetis: Selisih beda sudut utara sebenarnya dengan utara magnetis<br />
3.  Deklinasi Peta magnetis:Selisih besarnya sudut utara peta dengan utara magnetis bumi.<br />
4.  variasi Magnetis:perubahan/pergeseran letak kutub magnetis bumi pertahun.  </p>
<p><strong>Mengetahui Ketinggian Suatu Tempat  </strong><br />
Kadangkala kita dihadapkan pada kondisi dimana kita harus dapat menentukan ketinggian  suatu tempat,akan tetapi kita tidak mempunyai alat untuk menentukan  ketinggian(altimeter), hal itu dapat diatasi dengan cara :<br />
-Lihat terlebih dahulu interval peta, lalu hitung ketinggian tempat yang ingin kita ketahui,<br />
memang ada rumusan umum interval kontur= 1/2000 skala peta. tetapim rumus ini tidak selalu benar, beberapa  peta topografi keluaran Direktorat Geologi Bandung aslinya berskala 1:50.000 (interval kontur 25 m), tetapi  kemudian diperbesar menjadi berskala 1:25.000 dengan interval kontur tetap 25 meter.<br />
ALTIMETER (ALAT PENGUKUR KETINGGIAN)<br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/alti-meter.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/alti-meter.jpg?w=655" alt="" title="alti-meter"   class="aligncenter size-full wp-image-138" /></a></p>
<p>Pada suatu kondisi tertentu yang mendesak, misalnya SAR gunung hutan, sering kali peta diperbanyak dengan  cara di foto kopi. Untuk itu, interval kontur peta tersebut harus tetap ditulis. Peta keluaran Bakosurtanal  (1:50.000) membuat kontur tebal untuk setiap kelipatan 250 meter, atau setiap selang 10 kontur. Seri peta  keluaran AMS (skala 1:50.000) membuat garis kontur tebal untuk setiap kelipatan 100 meter. peta keluaran  Direktorat Geologi Bandung tidak seragam ketentuan ketebalan garis konturnya. Dengan demikian tidak ada  ketentuan khusus dan seragam untuk penentuan garis kontur tebal.<br />
Bila ketinggian kontur tidak dicantumkan, maka kita harus <strong>menghitung ketinggian suatu tempat dengan cara :  </strong></p>
<p>1. Cari 2 titik berdekatan yang harganya tercantum<br />
2. Hitung selisih ketinggian antara kedua titik tersebut. Hitung berapa kontur yang terdapat antara keduanya  (jangan menghitung kontur yang sama harganya bila kedua titik terpisah oleh lembah).<br />
3. Dengan mengetahui selisih ketinggian kedua titik tersebut dan mengetahui juga jumlah kontur yang didapat,  dapat dihitung berapa interval konturnya (harus merupakan bilangan bulat).<br />
4. Lihat kontur terdekat dengan salah satu titik ketinggian (bila kontur terdekat itu berada diatas titik, maka harga  kontur itu lebih besar dari titik ketinggian. bila kontur terletak dibagian bawah, harganya lebih kecil). Hitung  harga kontuir terdekat itu yang harus merupakan kelipatan dari harga interval kontur yang telah diketahui dari no  3. lakukan perhitungan diatas beberapa kali sampai yakin harga yang didapat untuk setiap kontur benar.  Cantumkan harga beberapa kontur pada peta anda agar mudah mengingatnya.  </p>
<p><strong>Titik Triangulasi </strong><br />
Selain dari garis kontur, Kita dapat dapat mengetahui tinggi suatu tempat dengan bantuan titk ketinggian. Titik  ketinggian ini biasanya titik Triangulasi, yaitu suatu titikatau benda berupa pilar/tonggak yang menyatakn tinggi  mutlak suatu tempat dari permukaan laut. Titik triangulasi digunakan oleh jawatan-jawatan topografi untuk  menentukan suatu ketinggian tempat dalam pengukuran ilmu pasti pada waktu pembuatan peta. Macam titik  triangulasi :  </p>
<p>- Primer          : P.14/3120    Kuarter    : Q.20/1350<br />
- Sekunder     : S.75/1750    Tersier     : T.16/975<br />
<strong><br />
Mengenal Tanda Medan </strong></p>
<p>Di samping tanda medan yang terdapat pada legenda. Peta topografi biasa menggunakan bentuk-bentuk atau  bentang alam yang menyolok dilapangan dan mudah dikenali di peta, yang kita sebut tanda medan. Beberapa tanda medan dapat anda &#8220;baca&#8221; dari peta sebelum anda berangkat ke lokasi, tetapi kemudian harus  ada cari dilokasi, tanda-tanda medan itu antara lain :<br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/bentuk-tanah.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/bentuk-tanah.jpg?w=655" alt="" title="bentuk-tanah"   class="aligncenter size-full wp-image-140" /></a><br />
- puncak gunung atau bukit, punggungan gunung, lembah antara dua puncak, dan bentuk-bentuk  tonjolan lain yang menyolok.<br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/bentukan-air.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/bentukan-air.jpg?w=655" alt="" title="bentukan-air"   class="aligncenter size-full wp-image-141" /></a><br />
- lembah yang curam, sungai, pertemuan anak sungai, kelokan sungai, tebing-tebing di tepi sungai.  </p>
<p>- belokan jalan, jembatan (perpotongan sungai dengan jalan), ujung desa, simpang jalan.<br />
- bila berada di pantai, muara sungai akan menjadi tanda medan yang sangat jelas , begitu juga tanjung yang  menjorok ke laut, teluk-teluk yang menyolok, pulau-pulau kecil, delta dan sebagainya<br />
- di daerah daratan atau rawa-rawa biasanya sukar mendapatkan tonjolan permukaan bumi atau bukit-bukit yang  dapat dipakai sebagai tanda medan. Permukaan kelokan-kelokan sungai, cabang-cabang sungai, muara sungai  kecil.<br />
- dalam penyusuran di sungai, kelokan tajam, cabang sungai, tebing-tebing, delta dan sebagainya dapat dijadikan  sebagai tanda medan.<br />
<a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/bentuakan-batuan.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/bentuakan-batuan.jpg?w=655" alt="" title="bentuakan-batuan"   class="aligncenter size-full wp-image-142" /></a><br />
Pengertian tanda medan ini mutlak untuk dikuasai. A<strong>kan selalu digunakan pada uraian selanjutnya tentang teknik  peta kompas.<br />
</strong> <strong>BERSAMBUNG PADA BASIC NAVIGASI DARAT : KOMPAS<br />
 </strong></p>
<br />Posted in NAVIGASI Tagged: altimeter, arah angin, atlas, dasar dasar navigasi, garis kontur, GPS, ilmu medan, ilmu medan peta dan kompas, IMPK, kompas, kontur, legenda peta, NAVIGASI, navigasi darat, peta, peta rupa bumi, peta topografi, skala peta, tanda medan <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andywrx.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andywrx.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andywrx.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andywrx.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andywrx.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andywrx.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andywrx.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andywrx.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andywrx.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andywrx.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andywrx.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andywrx.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andywrx.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andywrx.wordpress.com/128/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andywrx.wordpress.com&amp;blog=9853863&amp;post=128&amp;subd=andywrx&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andywrx.wordpress.com/2009/11/28/tutorial-navigasi-darat-basic-peta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/760eaee7af8e08757b6d9132bd05c018?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andywrx</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/image00023.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMAGE0002</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/legend.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">legend</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan10002.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Scan10002</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan100121.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Scan10012</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan100111.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Scan10011</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan10009q1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Scan10009Q</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/kontur.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kontur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/7_002.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">7_002</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/ricks_terrain_map.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ricks_terrain_map</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan10001.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Scan10001</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/vegetasi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">vegetasi legend</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan10005.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Scan10005</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/tampilan-garis.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tampilan-garis legenda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/tampilan-garis1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tampilan-garis legenda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/scan100021.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Scan10002</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/bangunan-buatan-manusia.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bangunan-buatan-manusia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/skala.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">skala PETA</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/mata_angin.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Mata_angin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/magnetis.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">magnetis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/alti-meter.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">alti-meter</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/bentuk-tanah.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bentuk-tanah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/bentukan-air.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bentukan-air</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/bentuakan-batuan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bentuakan-batuan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEJARAH PANJAT TEBING DI TANAH AIR</title>
		<link>http://andywrx.wordpress.com/2009/11/24/sejarah-panjat-tebing-di-tanah-air/</link>
		<comments>http://andywrx.wordpress.com/2009/11/24/sejarah-panjat-tebing-di-tanah-air/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 07:44:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andywrx</dc:creator>
				<category><![CDATA[CLIMBING]]></category>
		<category><![CDATA[FPTI]]></category>
		<category><![CDATA[panjat dinding]]></category>
		<category><![CDATA[panjat tebing]]></category>
		<category><![CDATA[rock climbing]]></category>
		<category><![CDATA[SEJARAH PANJAT TEBING]]></category>
		<category><![CDATA[wall climbing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andywrx.wordpress.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[SEJARAH PERKEMBANGAN PANJAT TEBING DI TANAH AIR Perkembangan panjat tebing di Indonesia mulai pada sekitar tahun 1960, dimana tebing 48 di Citatah Bandung mulai di pakai sebagai ajang latihan oleh pasukan Angkatan Darat kita. Patok pertama kali, panjat tebing modern di Indonesia adalah tahun 1976,dimana Harry Suliztiarto mulai berlatih memanjat di Citatah,dan diteruskan bersama tiga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andywrx.wordpress.com&amp;blog=9853863&amp;post=121&amp;subd=andywrx&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEJARAH PERKEMBANGAN PANJAT TEBING DI TANAH AIR</strong></p>
<p>Perkembangan panjat tebing di Indonesia mulai pada sekitar tahun 1960, dimana tebing 48 di Citatah Bandung mulai di pakai sebagai ajang latihan oleh pasukan Angkatan Darat kita.<br />
Patok pertama kali, panjat tebing modern di Indonesia adalah tahun 1976,dimana Harry Suliztiarto mulai berlatih memanjat di Citatah,dan diteruskan bersama tiga orang rekannya, Heri Hermanu, Dedy Hikmat dan Agus R,yang pada tahun,1977 mendirikan SKYGERS Amateur Rock Climbing Group. ‘</p>
<p>Disengaja atau tidak, pada tahun 1979, Harry Suliztiarto mamanjat atap planetarium Taman Ismail Marzuki, Jakarta, yang merupakan upaya mempublikasikan olahraga panjat tebing di Indonesia. Skygers mengadakan Sekolah Panjat Tebing yang pertama (1981). Tebing Parang, Purwakarta Jawa Barat untuk pertama kalinya di panjat oleh team ITB, juga pada tahun 1980. dan masih pada tahun 1980. Wanadri, menjadi team Indonesia pertama yang berekpedisi ke Cartenzs Pyramide, mereka gagal sampai puncak, namun berhasil di puncak Jaya dan Cartenzs Timur.</p>
<p>Korban tewas pertama panjat tebing Indonesia adalah Ahmad, salah satu pemanjat asal Bandung, saat memanjat tebing 48 di Citatah, pada tahun 1982. Pada tahun 1984, Skygers dan Gabungan Anak Petualang memanjat tebing Lingga di Trenggalek, Jawa Timur serta tebing Ulu Watu di Bali.</p>
<p>Sedangkan pada tahun 1985, tebing Sorelo di Lahat, Sumatra Selatan, dipanjat oleh team ekspedisi Anak Nakal, dan pada tahun 1986, kelompok gabungan exclusive berhasil memanjat tebing Bambapuang di Sulawesi Selatan, Lalu kelompok Unit Kenal Lingkungan Universitas Padjajaran memanjat gunung Lanang di Jawa Timur, Team Jayagiri merampungkan dinding Ponot di Bendungan Si Gura-gura, Sumatra Utara. Ekspedisi Jayagiri mengulang pemanjatan Eiger, berhasil dengan menciptakan lintasan baru. Dan sebagai catatan bahwa kompetisi panjat tebing pertama di dunia di selenggarakan di Uni Soviet, di tebing alam dan sempat di tayangkan oleh TVRI.</p>
<p>Yang tercatat pada tahun 1987 ialah ekspedisi Wanadri, yang menyelesaikan pemanjatan di Tebing Unta di kalimantan Barat, lalu kelompok Trupala memanjat Tebing Gajah di Jawa Tengah dan Skygers memanjat Tebing-Sepikul Jawa Timur dan pada tahun itu juga di Tebing Pantai Jimbaran, Bali diadakan lomba panjat tebing pertama kali di Indonesia.</p>
<p>Di Tahun 1988, kantor Menpora berkerjasama dengan Kedubes Prancis mengundang empat pemanjat mereka untuk memeperkenalkan dinding panjat serta sempat memberikan kursus pemanjatan. Pada akhir acara, terbentuk Federasi Panjat Gunung dan Tebing Indonesia (FPTGI) yang diketuai oleh Harry Suliztiarto. Tahun 1988, Aranyacala Trisakti mengadakan ekspedisi panjat tebing yang kesemuanya putri, mereka memanjat tower III Tebing Parang, Jawa Barat. Dan kelompok putranya memanjat tebing gunung kembar di Citeureup, Bogar. Sandy Febryanto (Alm) dan Djati Pranoto melakukan panjat kebut yang baru pertama kali dilakukan di Indonesia, dalam waktu empat jam di Tower I Parang, sekaligus merupakan pemanjat tebing besar pertama yang tanpa menggunakan alat pengaman sama sekali. Dan lomba panjat tebing buatan pertama dilakukan di Bandung, mengambil tempat di suatu gardu listrik.</p>
<p>Di tahun ini juga Ekspedisi Jayagiri Speed Climbing mengalami kagagalan untuk memenuhi target dua hari pemanjatan di dinding utara Eiger, Alpen Prancis, yang menjadi lima hari pemanjatan, sedangkan ekspedisi dari Pataga Jakarta berhasil menciptakan lintasan baru di dinding yang sama.</p>
<p>Keberangkatan Sandy Febriyanto dan Djati Pranoto ke Yosemite, AS, memanjat Half Dome guna memecahkan rekor Speed Climbing, pada tahun 1988, dan mengalami kegagalan pula di El Capitan.</p>
<p>Pada awal tahun 1989, dunia panjat tebing Indonesia merunduk dilanda rnusibah dengan gugurnya salah satu pemanjat terbaik: Sandy Febriyanto, terjatuh di tebing Pawon, Citatah. Tapi tak lama, semangat almarhum seolah justru menyebar ke segala penjuru, memacu pencetakan prestasi panjat tebing di bumi pertiwi ini, seperti: Ekspedisi putri lipstick Aranyacala memanjat Bambangpuang, lalu dari Arek arek Young Pioner Malang memanjat tebing Gajah Mungkur di seputaran kawah kelud, kelompok Mega dari Univ. Taruma Negara mengadakan ekspedisi marathon Panjat Tebing, merambah tebing-tebing Citatah, Parang, Gajah Mungkur dan berakhir di Uluwatu.dalam waktu hampir sebulan, ini merupakan marathon panjat tebing pertama di Indonesia. Di tahun ini tak kurang 10 kejuaraan panjat tebing di selenggarakan, beberapa yang besar diantaranya: Unpar Bandung, Tri Sakti Jakarta, ISTN Jakarta, Markas Kopassus Grup I di Serang, dua kali oleh Trupala Jakarta (balai siding Ancol). Kelompok Kapa Ul dan Geologi ITB. Di akhir tahun 1989, ditutup dengan gebrakan Budi Cahyono yang melakukan pemanjatan solo di Tebing Tower III Parang, ini merupakan artificial solo Climbing pertama pada tebing besar di Indonesia.</p>
<p>Lomba Panjat Dinding Nasional (LPDN) di gelar di Jakarta, dengan ketinggian 15 meter dan dibangun empat sisi, yang diselenggarakan pada tahun 1990 dan Pataga Jakarta, mendaki puncak Carstenz Pyramid dan Puncak Jaya.<br />
Untuk pertama kalinya Indonesia mengirimkan atlit panjat tebing di kejuaraan Oceania- Australia pada tahun 1991, empat atlit yang dikirim hanya Andreas dan Deden Sutisna yang mendapat peringkat ke empat dan lima, dan dengan keikutsertaannya ini, membuka mata dunia panjat tebing Internasional, bahwa Indonesia sudah memepunyai atlit panjat tebing berskala Internasional. FPTI mengeluarkan peraturan panjat dinding pertama dan Pengda FPTI Jatim bekerjasama dengan Impala Univ. Merdeka Malang yang mengadakan Climbing Party di Lembah Kera, diikuti oleh puluhan pemanjat, membuat jalur-jalur di Lembah Kera dan diskusi panjat tebing.</p>
<p>Gabungan tim panjat tebing Putri yang terdiri dari atlet Aranyacala Trisakati, Mahitala Unpar dan IKIP Bandung Mengadakan pemanjatan di Half Dome, AS. Ekspedisi pemanjatan putri tahun 1991 di Cima Ovest Italy. Di tahun ini pula tercatat beberapa kecelakaan di dinding panjat: Zainudin tewas di Samarinda karena tidak memasang pengaman, tiga pemanjat lagi jatuh dan cedera (lumpuh dan patah tulang), semua kejadian tersebut disebabkan oleh tidak diikutinya procedur keselamatan pemanjat.<br />
Satu prestasi lagi dilakukan oleh Maully MW Wibowo, melakukan pemanjatan solo (free solo) pertama di Bambapuang.</p>
<p>Rapat Paripurna Nasional FPTI yang pertama di selenggarakan di Puncak Jabar, tahun 1991.<br />
Kejurnas panjat tebing I, tahun 1992 di selenggarakan di Padang, tampil sebagai juara adalah kontingen dari Jakarta. Ronald Marimbing dan Panji Santoso mengikuti Asian Championship di Seoul, sementara Mamay S, Salim dan Maully MW Wibowo mengikuti kursus Juri dan Pembuat Jalur di sambung dengan Rapat CICE Asia.</p>
<p>Budi Cahyono, yang dikontrak oleh perusahaan Rokok, berangkat ke Taiwan untuk melakukan Pemanjatan Iklan. FPTI diterima secara resmi menjadi anggota UIAA, disusul dengan pengiriman ke Rapay CICE Asia di Hongkong.<br />
Rapat Paripurna ke II terselenggara di Bengkulu, tahun 1992. Kejumas Panjat Tebing II diadakan di Bengkulu, Juara Umum diboyang oleh Sumatra Barat pada tahun1993. Dalam tahun yang sama, Budi Cahyono, Ronald M, dan Yusa Kanarohan mengikuti kejuaraan Asia di Chancuan RRC, dimana Ronald menduduki peringkat dua dan Yusa peringkat ke enam. Kemudian Yusa dan Budi Cahyono berhasil merebut Juara satu dan dua pada kompetisi Singapore National 2nd Rock Wall Climbing Championship. S.H. Nasution dan Kamran Ariim memanjat di kawasan Pha-Nga dan Phuket Thailand kemudian diteruskan oleh Malaysia .dan Vietnam.</p>
<p>Tim FPTI gagal berangkat ke Fixroy dan Aconcagua. Pada tahun 1994, secora resmi FPTI menjadi Anggota KONI yang ke 50. Ronald M dan Nunun Masruruh menduduki peringkat ke sembilan dan ke dua belas di kejuaraan Asia ke III di Jepang, sementara Hendricus Mutter rapat CICE di Jepang. Mamay S’Salim dan Kresna Huiarna melakukan pembuatan jalur di tebing-tebing Taiwan.</p>
<p>Rapat Paripuma Nasional FPTI III, terselenggara di Kaliurang, Yogyakarta. 1995 diadakan Kejumas Panjat Tebing ke III di Alun-alun Utara Yogyakarta, dan Juara Umum diboyong oleh DKI Jakarta dengan menggeser kontingen Jawa Barat dan Sumatra Barat, pada Kejumas III ini mulai dilombakan kelas panjat Speed yang pertama kali diadakan di Indonesia. Masih pada bulan yang sama, tahun 1995, di Yogyakarta diadakan pula kursus Juri dan Pembuat Jalur, diikuti oleh Pengurus Pengda FPTI series dari ABRI dan Pramuka.</p>
<p>Okky Jarium Memulai bisnis sasana latih dinding panjat dibawah bendera PI. Samudera Satelindo yang bertempat di Pondok Indah Mall Jakarta Selatan. Asmujiono dan disusul Missirin (Kopassus) yang tergabung dalam expedisi gabungan sipil dan militer ke Puncak Everest ada tahun 1997, berhasil mencapai puncak dan berhasil menjadi orang Asia Tenggara pertama yang mencapai puncak Everest.</p>
<p>Panjat tebing resmi menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional ke XV tahun 2000 di Surabaya sebagai cabang olahraga mandiri, ditahun yang sama Sekolah Vertical Rescue angkatan pertama diselengggarakan oleh Perguruan Panjat Tebing SKYGERS Indonesia, jenazah Roni Aral berhasil di evakuasi oleh tim vertical rescue SKYGERS dari kedalaman 600m di gunung Cikuray Jawa barat. Tahun 2001 tim vertical rescue SKYGERS terlibat dalam evakuasi 2 jenazah di Gn. Salak, Jawa Barat. Pemanjatan tebing Mandu EXPEDITION METRO TV dan SKYGERS 2004.</p>
<p>Rekor baru pembuatan jalur panjat tebing alam terbanyak tercipta sebanyak 400 buah jalur pemanjatan oleh Tedi Ixdiana pada tahun 2003. Tebing Siung di Kawasan Yogjakarta digempur oleh tim SKYGERS , berakhir dengan terciptanya 45 jalur. Tedi Ixdiana dan tim MATRA membuat jalur Free climbing pertama di Gn. Krakatau, selat Sunda. Pemanjatan Tebing pantai Jawa dan Bali SKYGERS dan Tim EXPEDITION METRO TV 2004.<br />
Indonesia menggirimkan Tedi Ixdiana Dan Murjayanti untuk mengikuti kejuaraan panjat tebing alam ” International invitation tournament ” di Huguan Taihang Mountain Gorges, Chiangzhi-China pada tahun 2005. Pemanjatan tujuh air terjun di Indonesia diprakarsai oleh tim EXPEDITION-MERTO TV dan SKYGERS 2005.<br />
Dan Masih banyak lagi kejadian/peristiwa yang secara tidak langsung mempengaruhi perkembangan dunia panjat tebing di tanah air yang tak sempat dicatat disini dikarenakan keterbatasan sumber berita dan informasi dunia panjat tebing di tanah air, dan sementara perkembangan dunia panjat tebing tentunya akan berhenti sampai disini.</p>
<p>Selamat ber-panjat tebing!!<br />
Sumber berita disadur dari Booklet LPDN tahun 1990, ditambahkan oleh yayasari PARIGI – Yogyakarta Pada Tahun 2000 dan catatan perjalanan SKYGERS Indonesia</p>
<p><strong>DIAMBIL DARI PRESENTASI TEAM SKYGERS KETIKA MENJADI MENTOR DIKLAT VERTICAL RESCUE SAR WONOGIRI..2006 DAN EKSPEDISI TEBING G. GANDUL WNG<br />
DEDICATED FOR TEDY IXDIANA,OM BEI ABDURRACHMAN,YONI AND TEAM<br />
</strong></p>
<p><a href="http://andywrx.wordpress.com/2009/10/15/kamus-panjat-tebing/">Kamus Panjat Tebing</a><br />
     <a href="http://andywrx.wordpress.com/2009/11/24/sejarah-panjat-tebing-di-tanah-air/">sejarah panjat tebing di tanah air</a></p>
<br />Posted in CLIMBING Tagged: FPTI, panjat dinding, panjat tebing, rock climbing, SEJARAH PANJAT TEBING, wall climbing <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andywrx.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andywrx.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andywrx.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andywrx.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andywrx.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andywrx.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andywrx.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andywrx.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andywrx.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andywrx.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andywrx.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andywrx.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andywrx.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andywrx.wordpress.com/121/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andywrx.wordpress.com&amp;blog=9853863&amp;post=121&amp;subd=andywrx&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andywrx.wordpress.com/2009/11/24/sejarah-panjat-tebing-di-tanah-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/760eaee7af8e08757b6d9132bd05c018?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andywrx</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MAKANAN DALAM SURVIVAL</title>
		<link>http://andywrx.wordpress.com/2009/11/23/makanan-dalam-survival/</link>
		<comments>http://andywrx.wordpress.com/2009/11/23/makanan-dalam-survival/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 09:27:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andywrx</dc:creator>
				<category><![CDATA[BIVAK SURVIVAL]]></category>
		<category><![CDATA[MAKANAN]]></category>
		<category><![CDATA[makanan dalam survival]]></category>
		<category><![CDATA[SURVIVAL]]></category>
		<category><![CDATA[teknik mencari makanan dalam survival]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andywrx.wordpress.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[MAKANAN DALAM SURVIVAL&#60;/strong&#62; Makanan merupakan salah satu faktor penting dalam teknik survival,bagaimana kita mendapatkannya dialam dan yang manakah yang aman dikonsumsi adalah memerlukan pengetahuan tersendiri Oleh karena itu seorang penggiat alam terbuka harus paling tidak sedikit sedikit mengetahui ilmu BIOLOGI DAN ZOOLOGI PRAKTIS&#8230;ini akan sangat menolong ketika kondisi tertentu Salah satu penunjang bagi perlindungan tubuh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andywrx.wordpress.com&amp;blog=9853863&amp;post=100&amp;subd=andywrx&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><strong>MAKANAN DALAM SURVIVAL&lt;/stron</strong>g&gt;<br />
Makanan merupakan salah satu faktor penting dalam teknik survival,bagaimana kita mendapatkannya dialam dan yang manakah yang aman dikonsumsi adalah memerlukan pengetahuan tersendiri<br />
Oleh karena itu seorang penggiat alam terbuka harus paling tidak sedikit sedikit mengetahui ilmu BIOLOGI DAN ZOOLOGI PRAKTIS&#8230;ini akan sangat menolong ketika kondisi tertentu<br />
	Salah satu penunjang bagi perlindungan tubuh yang berasal dari dalam tubuh adalah makanan yang dibutuhkan untuk menambah kalori, memberikan tenaga pada otot, and mengganti sel-sel yang rusak. Sumber – sumber makanan : </p>
<p>a.	<strong>Makanan dari hewan </strong><br />
-       binatang lunak ( cacing, siput, keong dll )<br />
-	serangga<br />
-	reptil<br />
-	unggas<br />
-	binatang bertulang belakang</p>
<p>b.	<strong>Makanan dari tumbuhan </strong><br />
Tumbuhan terutama memberikan karbohidrat dan seratnya memperlancar pencernaan.</p>
<p><strong>Ciri umum tumbuhan yang dapat dimakan </strong>:<br />
•	Bagian tumbuhan yang masih muda ( pucuk/tunas)<br />
•	Tumbuhan yang tidak mengandung getah<br />
•	Tumbuhan yang tidak berbulu<br />
•	Tumbuhan yang tidak berbau kurang sedap<br />
•	Tumbuhan yang dimakan oleh hewan mamalia misal : kera<br />
<strong><br />
	Langkah &#8211; langkah yang diperlukan apabila akan memakan tumbuhan :</strong><br />
	Makan tumbuhan yang sudah dikenal<br />
	Makan jangan hanya satu jenis tumbuhan saja<br />
	Jangan memakan tumbuhan yang buahnya berwarna ungu karena dikhawatirkan mengandung racun alkaloid</p>
<p>	Cara memakan buah-buahan yang belum kita kenal adalah dengan mengoleskan sedikit ke tangan tunggu reaksinya,   apabila tidak ada rasa aneh  (panas, pahit ) berarti cukup aman kemudian ke bibir, lidah dengan prosedur yang sama setelah itu di makan tunggu 30 menit apabila tidak ada reaksi berarti aman.</p>
<p>	Sebaiknya masaklah terlebih dahulu bagian tumbuhan yang akan dimakan<br />
	Lebih baik jangan memakan jamur karena kebanyakan jamur adalah jenisnya dari yang beracun.</p>
<p>	Contoh tumbuhan yang dapat dimakan :<br />
		a. umbi tanahnya	: talas, kentang, besusu, paku tanah<br />
		b. bagian batang	: umbut muda pisang, sagu, rumput madu,rebung<br />
                                           <a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/rebung-1-survival.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/rebung-1-survival.jpg?w=112&#038;h=150" alt="" title="Rebung-1 survival" width="112" height="150" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-103" /></a><br />
                c. buah	        : kelapa, arbei, strawbery hutan, nipah dll<br />
                                          <a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/arbei-hutan2.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/arbei-hutan2.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" title="arbei hutan2" width="150" height="112" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-101" /></a><br />
                                          <a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/harben-starwberry-gunung.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/harben-starwberry-gunung.jpg?w=136&#038;h=150" alt="" title="harben starwberry gunung" width="136" height="150" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-102" /></a><br />
		d. biji 	        : padi, jagung, rumput teki madura<br />
		e. bunga 	        : turi, pisang<br />
		f. daun	        : rasamala, melinjo, tangkai dan daun begonia ,daun selada air ( arnong )<br />
                                          <a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/4243694-begonia-in-the-forest-0.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/4243694-begonia-in-the-forest-0.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" title="4243694-begonia-in-the-forest-0" width="150" height="112" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-104" /></a><br />
                                           <a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/liquidambar-formosana-1.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/liquidambar-formosana-1.jpg?w=150&#038;h=107" alt="" title="liquidambar-formosana-1 rasamala" width="150" height="107" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-105" /></a><br />
                                          <a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/bsp_watercress-selada-air.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/bsp_watercress-selada-air.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" title="bsp_Watercress selada air" width="150" height="112" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-107" /></a><br />
		g. tunas/pucuk	: cemara<br />
                                               <a href="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/imgp1601pucuk-pinus.jpg"><img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/imgp1601pucuk-pinus.jpg?w=150&#038;h=99" alt="" title="IMGP1601pucuk pinus" width="150" height="99" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-106" /></a></p>
<p>NICH artikel lain yang berhubungan dengan survival :<br />
      <a href="http://andywrx.wordpress.com/category/makanan/">makanan dalam survival</a><br />
      <a href="http://andywrx.wordpress.com/category/air/"> air dalam survival</a><br />
      <a href="http://andywrx.wordpress.com/category/bivak-survival/"> bivak survival</a><br />
      <a href="http://andywrx.wordpress.com/category/bivak/">membuat bivak,salah satu teknik survival</a></p>
<br />Posted in BIVAK SURVIVAL, MAKANAN Tagged: BIVAK SURVIVAL, makanan dalam survival, SURVIVAL, teknik mencari makanan dalam survival <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andywrx.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andywrx.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andywrx.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andywrx.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andywrx.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andywrx.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andywrx.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andywrx.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andywrx.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andywrx.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andywrx.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andywrx.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andywrx.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andywrx.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andywrx.wordpress.com&amp;blog=9853863&amp;post=100&amp;subd=andywrx&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andywrx.wordpress.com/2009/11/23/makanan-dalam-survival/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/760eaee7af8e08757b6d9132bd05c018?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andywrx</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/rebung-1-survival.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">Rebung-1 survival</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/arbei-hutan2.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">arbei hutan2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/harben-starwberry-gunung.jpg?w=136" medium="image">
			<media:title type="html">harben starwberry gunung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/4243694-begonia-in-the-forest-0.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">4243694-begonia-in-the-forest-0</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/liquidambar-formosana-1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">liquidambar-formosana-1 rasamala</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/bsp_watercress-selada-air.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">bsp_Watercress selada air</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/imgp1601pucuk-pinus.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">IMGP1601pucuk pinus</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AIR DALAM SURVIVAL</title>
		<link>http://andywrx.wordpress.com/2009/11/14/air-dalam-survival/</link>
		<comments>http://andywrx.wordpress.com/2009/11/14/air-dalam-survival/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 06:07:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andywrx</dc:creator>
				<category><![CDATA[AIR]]></category>
		<category><![CDATA[BIVAK SURVIVAL]]></category>
		<category><![CDATA[air dalam survival]]></category>
		<category><![CDATA[cara mendapatkan air]]></category>
		<category><![CDATA[cara menjernihkan air]]></category>
		<category><![CDATA[syarat air aman konsumsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andywrx.wordpress.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Air Air merupakan prioritas dalam survival. Jika kita kekurangan air bisa mengalami dehidrasi (tubuh kekurangan cairan). kita bisa bertahan hidup sampai 20 hr tanpa makan,tetapi ketahanan manusia tanpa air hanya maksimal sampai 5 hari Pencarian Air 1. Pada tanah berbatu- Cari mata air pada daerah karst- Dari saluran air pada dinding lembah yang memotong lapisan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andywrx.wordpress.com&amp;blog=9853863&amp;post=96&amp;subd=andywrx&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Air<br />
Air merupakan prioritas dalam survival. Jika kita kekurangan air bisa mengalami dehidrasi (tubuh kekurangan cairan). kita bisa bertahan hidup sampai 20 hr tanpa makan,tetapi ketahanan manusia tanpa air hanya maksimal sampai 5 hari</p>
<p>Pencarian Air<br />
1. Pada tanah berbatu- Cari mata air pada daerah karst- Dari saluran air pada dinding lembah yang memotong lapisan berpori.- Pada daerah granit cari pinggir bukit berumput paling hijau.<br />
2. Pada tanah gembur- Cari pada daerah lembah atau lereng.- Kadang terdapat genangan kecil, air harus disterilkan.<br />
3. Di pegunungan- Digali bekas aliran sungai pada kelokan sebelah luar.- Pada hutan lumut, ambil lumut lalu peras.<br />
4. Dari tumbuh-tumbuhan.<br />
      Tumbuhan beruas-ruas : rotan dan keluarganya<br />
      Tumbuhan merambat    : lumut and keluarganya<br />
      Tumbuhan khusus         : kantong semar<br />
5. Menampung embun.<br />
6. Tidak berwarna,berbau dan berasa misal : air mata air, danau, hujan, sungai<br />
7. Jejak binatang menyusui dapat menunjukkan lokasi mata air.</p>
<p>Penjernihan Air</p>
<p>Supaya air menjadi “palatable water” tahap-tahapnya :</p>
<p>1. Sedimentasi</p>
<p>yaitu air didiamkan sampai kotoran mengendap sendiri atau dicampur AlOH.</p>
<p>2. Koagulasi</p>
<p>yaitu pengendapan melalui zat kimia. Untuk bahan alkali sama dengan FCl2, NH4. non alkali sama dengan Na2SO4.</p>
<p>3. Filtrasi</p>
<p>yaitu untuk menjernihkan air dengan pasir atau saringan diatomis.</p>
<p>4. Sterilisasi</p>
<p>yaitu untuk membunuh organisme penyebab penyakit, cara :</p>
<p>- Delapan tetes yodium tinetur 2,5%/liter air selama 10 menit</p>
<p>- KMnO4 (kalium permanganate)</p>
<p>- Tablet halozone (untuk penjernih air)</p>
<p>- Dicampur serbuk biji kelor 200mg/liter lalu diendapkan selama ½ jam.</p>
<p>5. Untuk penghilang bau, warna, racun, adalh dengan karbon aktif seperti : norit, aqua nuchar, hidro darco</p>
<p>Sumber Air</p>
<p>1. Air yang tidak perlu dimurnikan/palatable water</p>
<p>- Air bron/mata air</p>
<p>- Air sumur, waduk, sungai, telaga, air hujan, mata air</p>
<p>- Air dari tanaman : * kelapa, kaktus dipotong diperas</p>
<p>* liana/rotan dengan memotong dekat tanah ditampung</p>
<p>* palmae diambil niranya</p>
<p>* ruas bambu, bonggol pisang, lumut</p>
<p>- Air tampungan dari embun</p>
<p>2. Air yang dimurnikan</p>
<p>- Air berlumpur</p>
<p>- Air yang tidak memenuhi syarat fisik.</p>
<p>SUMBER :  sebagian diambil dari www. QISHOH.com</p>
<p>NICH..artikel lain yang berhubungan dengan survival :<br />
             <a href="http://andywrx.wordpress.com/category/makanan/">makanan dalam survival</a><br />
            <a href="http://andywrx.wordpress.com/category/air/"> air dalam survival</a><br />
             <a href="http://andywrx.wordpress.com/category/bivak-survival/"> bivak survival</a><br />
             <a href="http://andywrx.wordpress.com/category/bivak/">membuat bivak,salah satu teknik survival</a></p>
<br />Posted in AIR, BIVAK SURVIVAL Tagged: AIR, air dalam survival, cara mendapatkan air, cara menjernihkan air, syarat air aman konsumsi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andywrx.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andywrx.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andywrx.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andywrx.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andywrx.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andywrx.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andywrx.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andywrx.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andywrx.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andywrx.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andywrx.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andywrx.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andywrx.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andywrx.wordpress.com/96/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andywrx.wordpress.com&amp;blog=9853863&amp;post=96&amp;subd=andywrx&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andywrx.wordpress.com/2009/11/14/air-dalam-survival/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/760eaee7af8e08757b6d9132bd05c018?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andywrx</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BIVOUAC</title>
		<link>http://andywrx.wordpress.com/2009/11/13/bivoac/</link>
		<comments>http://andywrx.wordpress.com/2009/11/13/bivoac/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 03:22:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andywrx</dc:creator>
				<category><![CDATA[BIVAK]]></category>
		<category><![CDATA[bivak alam]]></category>
		<category><![CDATA[bivak buatan]]></category>
		<category><![CDATA[bivak ponco]]></category>
		<category><![CDATA[cara membuat bivak]]></category>
		<category><![CDATA[shelter]]></category>
		<category><![CDATA[syarat2 bivak]]></category>
		<category><![CDATA[TEMPAT PERLINDUNGAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andywrx.wordpress.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[BIVOUAC Hal yang perlu diperhatikan adalah perlindungan terhadap cuaca dingin karena hal ini yang paling sering mengakibatkan kematian para pendaki. Cara mengatasi ancaman terhadap cuaca dingin ini termasuk salah satu dari teknik survival. Bentuk-bentuk perlindungan yang dapat diusahakan adalah : BIVAK Bivak Tujuan pembuatan bivak adalah sebagai tempat perlindungan yang nyaman untuk melindungi diri kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andywrx.wordpress.com&amp;blog=9853863&amp;post=79&amp;subd=andywrx&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BIVOUAC</strong><br />
Hal yang perlu diperhatikan adalah perlindungan terhadap cuaca dingin karena hal ini yang paling sering mengakibatkan kematian para pendaki. Cara mengatasi ancaman terhadap cuaca dingin ini termasuk salah satu dari teknik survival. Bentuk-bentuk perlindungan yang dapat diusahakan adalah :  BIVAK</p>
<p><strong>Bivak </strong><br />
Tujuan pembuatan bivak adalah sebagai tempat perlindungan yang nyaman untuk melindungi diri kita dari faktor alam dan lingkungan yang ekstrim </p>
<p>Macam-macam bivak :<br />
1.	Bivak alam, menggunakan sarana alam seperti kayu dan dedaunan<br />
<img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/image0104.jpg?w=150&#038;h=114" alt="untuk pengawasan dan istirahat sementara" title="BIVAK ALAM tipe pengintaian" width="150" height="114" class="alignleft size-thumbnail wp-image-82" /><br />
<img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/k2358888.jpg?w=107&#038;h=150" alt="untuk perlindungan diri dan istirahat permanen" title="BIVAK ALAM tipe perlindungan" width="107" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-83" /><br />
2.	Bivak buatan, menggunakan peralatan seperti ponco, jas hujan, flysheet dll<br />
        <img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/k07225423.jpg?w=150&#038;h=110" alt="BIVAK BUATAN dari ponco atau plastik tipe perlindungan ...utk istirahat permanen" title="BIVAK BUATAN dari ponco atau plastik tipe perlindungan ...utk istirahat permanen" width="150" height="110" class="alignleft size-thumbnail wp-image-90" /><br />
	Macam bentuk bivak ( untuk hutan-gunung )	</p>
<p>1. Bivak pengawasan / pengintaian<br />
2. Bivak pertahanan / perlindungan<br />
<img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/k07225443.jpg?w=99&#038;h=150" alt="BIVAK BUATAN tipe wigwam" title="BIVAK BUATAN tipe wigwam" width="99" height="150" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-93" /><br />
	<strong>Yang perlu diperhatikan dalam pembuatan bivak</strong><br />
	Kondisi medan<br />
-	tempat harus datar / rata / enak buat tidur<br />
-	bukan merupakan jalan hewan,manusia atau air<br />
-	jangan di bawah pohon yang sudah tua/lapuk atau di bawah tebing yang labil serta jangan terlalu merusak alam sekitar<br />
-	dekat dengan sumber air, bukan sarang nyamuk / serangga juga tanaman busuk karena tempat itu tidak sehat dan    kurang aman<br />
-	aman dari ancaman hewan atau keganasan alam (banjir, lahar,longsor)<br />
antisipasi : buat parit di sekeliling bivak, tebarkan garam, buat api unggun dll</p>
<p>	Fasilitas alam yang menunjang di sekeliling kita dan bahan yang kita bawa</p>
<br />Posted in BIVAK Tagged: bivak alam, bivak buatan, bivak ponco, cara membuat bivak, shelter, syarat2 bivak, TEMPAT PERLINDUNGAN <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andywrx.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andywrx.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andywrx.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andywrx.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andywrx.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andywrx.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andywrx.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andywrx.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andywrx.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andywrx.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andywrx.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andywrx.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andywrx.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andywrx.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andywrx.wordpress.com&amp;blog=9853863&amp;post=79&amp;subd=andywrx&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andywrx.wordpress.com/2009/11/13/bivoac/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/760eaee7af8e08757b6d9132bd05c018?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andywrx</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/image0104.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">BIVAK ALAM tipe pengintaian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/k2358888.jpg?w=107" medium="image">
			<media:title type="html">BIVAK ALAM tipe perlindungan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/k07225423.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">BIVAK BUATAN dari ponco atau plastik tipe perlindungan ...utk istirahat permanen</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/11/k07225443.jpg?w=99" medium="image">
			<media:title type="html">BIVAK BUATAN tipe wigwam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KAMUS PANJAT TEBING</title>
		<link>http://andywrx.wordpress.com/2009/10/15/kamus-panjat-tebing/</link>
		<comments>http://andywrx.wordpress.com/2009/10/15/kamus-panjat-tebing/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 05:13:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andywrx</dc:creator>
				<category><![CDATA[CLIMBING]]></category>
		<category><![CDATA[kamus]]></category>
		<category><![CDATA[kamus panjat tebing]]></category>
		<category><![CDATA[mountaineering]]></category>
		<category><![CDATA[panjat]]></category>
		<category><![CDATA[panjat dinding]]></category>
		<category><![CDATA[panjat tebing]]></category>
		<category><![CDATA[rock climbing]]></category>
		<category><![CDATA[wall climbing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andywrx.wordpress.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[KAMUS KECIL PANJAT TEBING Karabiner : Cincin kait Screw gate : Cincin kait berulir / kunci Snap gate : Cincin kait tak berulir Descendeur : Alat untuk turun tebing berbentuk ANGKA 8 Ascendeur/Jumar : Alat naik meniti tali Friends : Pengaman sisip pegas Hexentric (hexa, 6) kini ada yang lebih simetris : Alat pengaman sisip [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andywrx.wordpress.com&amp;blog=9853863&amp;post=42&amp;subd=andywrx&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KAMUS KECIL PANJAT TEBING<br />
	</strong><br />
<strong>Karabiner	</strong>		:  Cincin kait<br />
<strong>Screw gate	</strong>		:  Cincin kait berulir / kunci<br />
<strong>Snap gate</strong>			:  Cincin kait tak berulir<br />
<strong>Descendeur	</strong>:                  Alat untuk turun tebing berbentuk ANGKA 8</p>
<p><strong>Ascendeur/Jumar	</strong>	:  Alat naik meniti tali<br />
<strong>Friends</strong>		        :  Pengaman sisip pegas<br />
<strong>Hexentric</strong> (hexa, 6) kini<br />
ada yang lebih simetris	:  Alat pengaman sisip bersudut 6<br />
<strong>Stoppers</strong>			:  Alat pengaman sisip<br />
<strong>Natural ancor</strong>		:  Pengaman alam<br />
<strong>Knot</strong>				:  Simpul<br />
<strong>Hitch	</strong>			:  Jerat<br />
<strong>Sling	</strong>			:  Pita nilon berlingkar besar<br />
<strong>Herollop</strong>			:  Pita nilon lingkar kecil<br />
<strong>Kernmantel	</strong>                :  Tali dengan kontruksi beberapa jalur<br />
		                    lurus dengan dibungkus (bernmantel)<br />
<strong>Stitch plate	</strong>	        :  Bilah jepit ubtuk pemanjatan<br />
<strong>King pin</strong>			:  Pasak tebing berbentuk pasak<br />
<strong>Piton angle	</strong>		:  Pasak tebing berbentuk lipat<br />
<strong>Stirup/ etrier</strong>		:  Tali / pita tangga<br />
<strong>Flexibel soles</strong>		:  Sepatu penjat dengan sol lentur<br />
<strong>Hearness</strong>			:  Sepatu panjat dengan sol keras<br />
<strong>Seat hearness</strong>		:  Sabuk pengaman<br />
<strong>Full body hearness</strong>	:  Sabuk pengaman yang mengikat di<br />
				   pinggang,     paha, dada dan pundak<br />
<strong>Leader</strong>		         : Orang pertama / pembuka jalur<br />
				   dalam pemanjatan<br />
<strong> Belayer	</strong>		:  Penambat<br />
<strong> Hanging belay</strong>		:  Penambatan gantung<br />
<strong> Overhang</strong>			:  Lintasan gantung<br />
<strong> Roof</strong>				:  Lintasan atap<br />
<strong> Chalk bag	</strong>		:  Kantong kapur yang berisi<br />
				   magnesium carbonat<br />
<strong> Crack line	</strong>		:  Jalur celah<br />
<strong> Chimney</strong>			:  Celah lebar ( seperti cerobong)<br />
<strong> Hold	</strong>			:  Pegangan<br />
<strong> Hand hold	</strong>		: Pegangan besar-<br />
<strong> Finger hold</strong>                 : Pegangan jari<br />
<strong> Hand jamming</strong>	        : Menjepitkan tangan dari siku sampai dengan         jari<br />
<strong> Foot jamming</strong>		:  Menjepitkan kaki<br />
<strong> Travesing</strong>			:  Lintasan pemanjatan menyamping<br />
<strong> Bouldering	</strong>		:  Latihan memanjat dengan ketinggian<br />
				   tidak melebihi 5 meter<br />
<strong> Three point contrak</strong>	:  Teknik memanjat dengan bertumpu<br />
<strong>				   pada tiga titik gerakan<br />
 Pendulum</strong>			:  Gerakan membandul<br />
<strong> Cleaning up</strong>		:  Penyapuan pengaman yang<br />
				   terpasang pada lintasan<br />
<strong> Rappelling	</strong>		:  Turun tebing mealui tali<br />
<strong> Brake bar</strong>			:  Rem palang untuk turun tebing<br />
<strong> Multi rappel</strong>		:  Turun tebing melalui beberapa tali<br />
<strong> Big wall climbing </strong> 	:  Pemanjatan tebing besar</p>
<p><strong>UIAA	</strong>			:  Union Internasional des Asscocitions<br />
   	                           d’Alpinism ( badan internasional yang<br />
   	                           mengurus panjat tebing)<br />
<strong>Double fisherman knot</strong>	:  Simpul nelayan ganda<br />
<strong><strong>Bowline</strong>			:  Simpul kambing<br />
Double figure eight knot</strong> :   Simpul delapan ganda<br />
<strong>Italian hitch	</strong>	        :  Jerat penambat<br />
<strong>Clove hitch	</strong>		:  Jerat tambat<br />
<strong>Prusik	</strong>		        :  Jerat geser<br />
<strong>Tape knot</strong>			:  Simpul sambung pita<br />
<strong>Artificial climbing </strong>	        :  Pemanjatan dengan menggunakan<br />
                                   pengaman untuk menambah<br />
<strong>                                   ketinggian<br />
Free climbing</strong>		:  Pemanjatan yang menggunakan<br />
                                   pengaman sebagai pengaman saja<br />
<strong>Solo climbing</strong>		:  Pemanjatan tanpa pengaman /<br />
                                   sendiri<br />
<strong>Clean climbing</strong>		:  Pemanjatan yang menggunakan<br />
                                   pengaman yang tidak merusak tebing<br />
<strong>Alpine style	</strong>	        :  Pemanjatan tanpa tehubung dengan<br />
                                   base camp<br />
<strong><br />
Siegea / Himalayan taktik</strong> :  Pemanjatan yang selalu terhubung<br />
                                      dengan base camp/dasar<br />
<strong>Pitch	</strong>			:  Pemanjatan sepanjang satu tali/satu<br />
                                   etape<br />
<strong>Crux	</strong>			:  Bagian kesulitan pada satu jalur<br />
<strong>On Sight</strong>			:  Pemanjatan satu kali berhasil pada<br />
				   satu jalur<br />
<strong>Grade	</strong>			:  Tingkat kesulitan dalam suatu<br />
				   pemanjatan </p>
<p><strong>DISARIKAN DARI CATATAN TEAM SKYGERS KETIKA PRESENTASI DI WONOGIRI</strong></p>
<p><a href="http://andywrx.wordpress.com/2009/10/15/kamus-panjat-tebing/">Kamus Panjat Tebing</a><br />
     <a href="http://andywrx.wordpress.com/2009/11/24/sejarah-panjat-tebing-di-tanah-air/">sejarah panjat tebing di tanah air</a></p>
<br />Posted in CLIMBING Tagged: CLIMBING, kamus, kamus panjat tebing, mountaineering, panjat, panjat dinding, panjat tebing, rock climbing, wall climbing <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andywrx.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andywrx.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andywrx.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andywrx.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andywrx.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andywrx.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andywrx.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andywrx.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andywrx.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andywrx.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andywrx.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andywrx.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andywrx.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andywrx.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andywrx.wordpress.com&amp;blog=9853863&amp;post=42&amp;subd=andywrx&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andywrx.wordpress.com/2009/10/15/kamus-panjat-tebing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/760eaee7af8e08757b6d9132bd05c018?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andywrx</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://andywrx.wordpress.com/2009/10/14/29/</link>
		<comments>http://andywrx.wordpress.com/2009/10/14/29/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 01:16:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andywrx</dc:creator>
				<category><![CDATA[MANAJEMEN PERJALANAN]]></category>
		<category><![CDATA[menyusun barang dalam ransel / tas]]></category>
		<category><![CDATA[packing]]></category>
		<category><![CDATA[pendakian]]></category>
		<category><![CDATA[peralatan pendakian]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan outdoor]]></category>
		<category><![CDATA[tracking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andywrx.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[MANAJEMEN PERJALANAN OLEH : ANDY SETIAWAN,S.pd Banyak kejadian kecelakaan dalam kegiatan di alam terbuka disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh penggiat alam tersebut. Hal ini merupakan hasil evaluasi dari berbagai peristiwa operasi SAR yang seringkali dilakukan. Sesungguhnya hal ini dapat dihindari dengan memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan sehingga para penggiat di alam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andywrx.wordpress.com&amp;blog=9853863&amp;post=29&amp;subd=andywrx&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MANAJEMEN PERJALANAN</strong></p>
<p>OLEH : ANDY SETIAWAN,S.pd</p>
<p>Banyak kejadian kecelakaan dalam kegiatan di alam terbuka disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh penggiat alam tersebut. Hal ini merupakan hasil evaluasi dari berbagai peristiwa operasi SAR yang seringkali dilakukan. Sesungguhnya hal ini dapat dihindari dengan memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan sehingga para penggiat di alam terbuka mempunyai kemampuan yang memadai</p>
<p><strong>PERENCANAAN PERJALANAN</strong></p>
<p>Kunci sukses perencanaan perjalanan adalah memulai perencanaan itu sedini mungkin, berikut poin – poin penting yang perlu mendapat perhatian :</p>
<p>    Pemilihan lokasi</p>
<p>    Pengumpulan data dan studi pustaka</p>
<p><strong>Hal – hal yang perlu diketahui</strong> :</p>
<p>·              Peta : lama perjalanan,logistic,peralatan,keuangan</p>
<p>·              Keadaan daerah setempat : kebudayaan,kebiasaan,keamanan,iklim,medan,cuaca,perijinan utk daerah  setempat</p>
<p>·              Transportasi</p>
<p>    Latihan fisik</p>
<p>    Kenali bahaya setempat<br />
<strong><br />
PEMILIHAN PERALATAN</strong><br />
         keberhasilan suatu kegiatan di alam terbuka  ditentukan juga  oleh perencanaan dan perbekalan yang tepat. Dalam merencanakan perlengkapan perjalanan terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah :</p>
<p>        1. mengenal jenis medan yang akan dihadapi (hutan, rawa, tebing, dll)</p>
<p>        2. menentukan tujuan perjalanan (penjelajahan, latihan, penelitian, SAR, dll)</p>
<p>        3. mengetahui lamanya perjalanan (misalnya 3 hari, seminggu, sebulan, dsb)</p>
<p>        4. mengetahui keterbatasan kemampuan fisik untuk membawa beban</p>
<p>        5. memperhatikan hal-hal khusus (misalnya : obat-obatan tertentu)</p>
<p><strong>juga tak kalah pentingnya,yaitu</strong> :<br />
              o Mengenali kemampuan diri dalam tim dalam menghadapi medan<br />
              o Mempelajari medan yang akan ditempuh<br />
              o Teliti rencana pendakian dan rute yang akan ditempuh secermat mungkin<br />
              o Pikirkan waktu yang digunakan dalam pendakian<br />
              o Periksa segala perlengkapan yang akan dibawa</p>
<p>setelah mengetahui hal-hal tersebut, maka kita dapat menyiapkan perlengkapan dan perbekalan yang sesuai dan selengkap mungkin, tetapi beratnya tidak melebihi sepertiga berat badan (sekitar 15-20 kg), walaupun ada yang mempunyai kemampuan mengangkat beban sampai 30 kg, memaksakan diri sangat berbahaya.<br />
<strong>PENTING</strong>: untuk rencana perjalanan misalnya 3 hari, maka kita harus membawa                     perbekalan untuk minimal 4 hari<br />
dari kegiatan penjelajahan, ada beberapa jenis perjalanan yang disesuaikan dengan medannya, yaitu :<br />
     1. perjalanan pendakian gunung<br />
     2. perjalanan menempuh rimba<br />
     3. perjalanan penyusuran sungai, pantai dan rawa<br />
     4. perjalanan penelusuran gua<br />
     5. perjalanan pelayaran</p>
<p>untuk perjalanan ilmiah dan kemanusiaan, bisa pula dikelompokkan berdasarkan jenis medan yang dihadapi. dari setiap kegiatan tersebut, kita dapat mengelompokkan perlengkapannya sebagai berikut :<br />
Perlengkaan perjalanan<br />
<strong>A. Perlengkapan dasar</strong><br />
    &#8211; perlengkapan jalan : sepatu , kaoskaki , celana , ikat pinggang , baju , topi , jas hujan<br />
    &#8211; perlengkapan tidur : sleeping bag , tenda , matras dll<br />
    &#8211; perlengkapan masak dan makan: kompor , sendok , makanan , korek dll<br />
    &#8211; perlengkapan pribadi : jarum , benang , obat pribadi , sikat , toilet paper dll<br />
    &#8211; Ransel / carrier<br />
<strong>B. Perlengkapan pembant</strong>u<br />
     &#8211; Kompas , senter , pisau pinggang , golok tebas , P3K<br />
     &#8211; Peta , busur drajat ,pengaris , pensil dll<br />
     &#8211; alat komunikasi (Handy talky) , survival kit ,GPS kalo ada<br />
     &#8211; jam tangan<br />
<strong>C. Perlengkapan khusus, disesuaikan dengan perjalananan, misaln</strong>ya :<br />
     &#8211; perlengkapan penelitian (kamera, buku, dll)<br />
     &#8211; perlengkapan penyusuran sungai (perahu, dayung, pelampung, dll)<br />
     &#8211; perlengkapan pendakian tebing batu (carabineer, tali, chalk, dll)<br />
     &#8211; perlengkapan penelusuran gua (helm, headlamp/senter, harness, sepatu karet, dll)</p>
<p><strong><br />
D. perlengkapan tambahan</strong><br />
      perlengkapan ini dapat dibawa atau tergantung evaluasi yang dilakukan (misalnya :    semir, kelambu, gaiter, dll).</p>
<p>mengingat pentingnya penyusunan perlengkapan dalam suatu perjalanan, maka sebelum memulai kegiatan, sebaiknya dibuatkan check-list terlebih dahulu. Perlengkapan dikelompokkan menurut jenisnya, lalu periksa lagi mana yang perlu dibawa dan tidak.<br />
apabila perjalanan kita lakukan dengan berkelompok, maka check-list nya untuk perlengkapan regu dan pribadi. dalam perjalanan besar dan memerlukan waktu yang lama, kita perlu menentukan perlengkapan dan perbekalan mana saja yang dibawa dari rumah atau titik keberangkatan, dan perlengkapan atau perbekalan mana saja yang bisa dibeli di lokasi terdekat dengan tujuan perjalanan kita.</p>
<p><strong>Packing atau menyusun perlengkapan kedalam ransel</strong><br />
         o kelompokkan barang barang sesuai dengan jenis jenisnya<br />
         o masukkan dalam kantong plastik<br />
         o letakkan barang barang yang ringan dan jarang penggunananya (mis :      Perlengkapan tidur) pada   yang paling dalam / bawah<br />
        o barang barang yang sering digunakan dan vital letakkan sedekat mungkin dengan tubuh    dan mudah diambil (seperti p3k, jas hujan, botol air) di bagian atas.<br />
        o tempatkan barang barang yang lebih berat setinggi dan sedekat mungkin dengan badan / punggung</p>
<p>        o Jangan biarkan ada ruang kosong dalam ransel. Contoh, manfaatkan bagian       dalam    panci sebagai tempat menyimpan beras.<br />
       o buat Checklist barang barang tsb</p>
<p>Untuk itu, langkah pertama mengepak perlengkapan pendakian adalah mengelompokkan barang menurut jenis,<br />
seperti:<br />
   a. pakaian dan kantung tidur,<br />
   b. alat memasak,<br />
   c. tenda,<br />
   d. makanan.<br />
Bungkus kelompok-kelompok barang itu dalam kantong-kantong plastik agar mudah dicari.<br />
Sebagian besar pendaki menganggap, mengepak barang merupakan seni tersendiri dan kerap mengasyikkan.<br />
<strong> SALAM RIMBA</strong></p>
<br />Posted in MANAJEMEN PERJALANAN Tagged: MANAJEMEN PERJALANAN, menyusun barang dalam ransel / tas, packing, pendakian, peralatan pendakian, perjalanan outdoor, tracking <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andywrx.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andywrx.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andywrx.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andywrx.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andywrx.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andywrx.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andywrx.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andywrx.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andywrx.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andywrx.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andywrx.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andywrx.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andywrx.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andywrx.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andywrx.wordpress.com&amp;blog=9853863&amp;post=29&amp;subd=andywrx&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andywrx.wordpress.com/2009/10/14/29/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/760eaee7af8e08757b6d9132bd05c018?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andywrx</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BIVAK SURVIVAL</title>
		<link>http://andywrx.wordpress.com/2009/10/09/bivak-survival/</link>
		<comments>http://andywrx.wordpress.com/2009/10/09/bivak-survival/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2009 03:34:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andywrx</dc:creator>
				<category><![CDATA[BIVAK SURVIVAL]]></category>
		<category><![CDATA[MANAJEMEN PERJALANAN]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[BIVAK]]></category>
		<category><![CDATA[bivak alam]]></category>
		<category><![CDATA[bivak ponco]]></category>
		<category><![CDATA[darurat]]></category>
		<category><![CDATA[surviv]]></category>
		<category><![CDATA[SURVIVAL]]></category>
		<category><![CDATA[survive]]></category>
		<category><![CDATA[TEMPAT PERLINDUNGAN]]></category>
		<category><![CDATA[tenda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andywrx.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[….tekad dan semangat untuk terus hidup, kemampuan teknis dan peralatan penunjang adalah kunci keberhasilan sebuah survival ingat survival bukan bagaimana bisa makan tetapi bagaimana bisa hidup…. Andy s – BRAHMAHARDHIKA (1596005) BIVAK SURVIVAL Oleh : ANDY SETIAWAN, Spd  (BMH-DSR 1596005) I. PENDAHULUAN O rang-orang yang senang berpetualang, baik di gunung,hutan atau rimba atau tempat-tempat lain [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andywrx.wordpress.com&amp;blog=9853863&amp;post=4&amp;subd=andywrx&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>….tekad dan semangat untuk terus hidup, kemampuan teknis</strong></p>
<p><strong>dan peralatan penunjang adalah kunci keberhasilan sebuah survival</strong></p>
<p>ingat survival bukan bagaimana bisa makan tetapi bagaimana bisa <em><span style="text-decoration:underline;">hidup</span></em><em>….</em></p>
<p align="center">
<p align="center">Andy s – BRAHMAHARDHIKA (1596005)</p>
<p align="center">
<p align="center">
<p align="center">
<h1 style="text-align:center;">BIVAK SURVIVAL</h1>
<p align="center">Oleh : ANDY SETIAWAN, Spd  (BMH-DSR 1596005)</p>
<p align="center">
<p align="center">
<h2>I. PENDAHULUAN</h2>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">O</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>rang-orang yang senang berpetualang, baik di gunung,hutan atau rimba atau tempat-tempat lain harus selalu sadar akan resiko yang ada pada kegiatan tersebut. Pengetahuan dan pemahaman akan resiko yang mungkin didapat merupakan suatu faktor yang esensial dalam persiapan dan pelaksanaan kegiatan di alam terbuka. Secara umum, sumber bahaya dapat berasal dari :</p>
<ol>
<li>Diri kita sendiri ( Subjective Danger )                     dapat kita kontrol</li>
</ol>
<p>Misal : keteledoran, kurangnya persiapan, pengetahuan yang minimal dll.</p>
<ol>
<li>Bahaya dari luar diri kita ( Objective Danger )</li>
</ol>
<p>Misal : gempa bumi, badai, banjir, binatang buas dll.</p>
<p>Bahaya di atas ada yang merupakan bahaya bagi orang tertentu tetapi sebaliknya menjadi hal yang menyenangkan bagi orang lain, tentunya bagi yang telah menguasai teknik-teknik hidup di alam bebas.</p>
<table style="height:34px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="18" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="148" height="12"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:center;"><em>SURVIVAL SENDIRI BERASAL DARI KATA </em><strong>SURVIVE</strong><em><strong> </strong>YANG DAPAT DIARTIKAN SEBAGAI UPAYA UNTUK MEMPERTAHANKAN<strong> </strong>HIDUP</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p>Pentingnya mempertahankan hidup (survival) berkaitan dengan munculnya kondisi kritis . Yang dapat dipertanyakan di sini : Apa yang menyebabkan kondisi kritis itu muncul  atau dengan perkataan lain, aspek apa yang akan kita hadapi dalam situasi survival ? secara umum, aspek-aspek ini dapat dikelompokkan menjadi 3 golongan, yaitu</p>
<p>1. Psikologis       : panik, takut, cemas, kesepian, bingung, tertekan dll</p>
<p>2. Fisiologis        : sakit, lapar, haus,luka, lelah dll</p>
<p>3. Lingkungan    : panas, dingin, kering, hujan, angin,vegetasi, fauna dll</p>
<p>ketiga aspek tersebut akan saling mempengaruhi.</p>
<p><strong> II. MODAL DASAR DALAM MENGHADAPI SURVIVAL</strong> <strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em>1. </em></strong><strong><em>Semangat untuk mempertahankan hidup</em></strong></p>
<ol>
<li><strong><em>1. </em></strong><strong><em>Semangat untuk mempertahankan hidup</em></strong></li>
</ol>
<p>Seringkali malahan ada orang awam ke alam terbuka menghadapi bahaya pada kondisi yang parah, tetapi karena keinginan untuk tetap hidup tinggi seolah-olah dia mendapat kekuatan yang berlebih untuk mengatasi keadaan tersebut.</p>
<ol>
<li><strong><em>2. </em></strong><strong><em>Kesiapan diri</em></strong></li>
</ol>
<p>Artinya di sini adalah orang yang mempunyai pengetahuan dan keterampilan yang dapat mengantisipasi bahaya-bahaya survival.</p>
<ol>
<li><strong><em>3. </em></strong><strong><em>Alat pendukung</em></strong></li>
</ol>
<p>Peralatan yang dipunyai pada saat survival akan mempengaruhi keberhasilan dan cara survival. Pada saat survival kapak  akan lebih berguna daripada kartu ATM.</p>
<h3>III. USAHA UNTUK TERLEPAS DARI KONDISI SURVIVAL</h3>
<p>Untuk menambah tenaga dan mempertahankan kondisi tubuh serta usaha untuk terlepas dari kondisi survival, ada lima kebutuhan yang harus diusahakan, yaitu :</p>
<p><strong><em>1. </em></strong><strong><em>Perlindungan terhadap ancaman </em></strong></p>
<p>a. Perlindungan terhadap cuaca dan faktor-faktor medan                                              buat bivak</p>
<p>b. Perlindungan terhadap gangguan binatang                                                                      api unggun</p>
<p>c. Perlindungan terhadap makanan/minuman beracun/berbahaya                  pengetahuan botani dan zoologi praktis</p>
<p>d. Perlindungan yang berasal dari tubuh kita sendiri                                                        kenalilah diri sendiri</p>
<p>e . Perlindungan terhadap penyakit dan cedera                                                                    obat-obatan dan P3K</p>
<p>Hal yang perlu diperhatikan adalah perlindungan terhadap cuaca dingin karena hal ini yang paling sering mengakibatkan kematian para pendaki. Cara mengatasi ancaman terhadap cuaca dingin ini termasuk salah satu dari teknik survival. Bentuk-bentuk perlindungan yang dapat diusahakan adalah :</p>
<p><strong><em> a.   Bivak </em></strong></p>
<p>Tujuan pembuatan bivak adalah sebagai tempat perlindungan yang nyaman untuk melindungi diri kita dari faktor alam dan lingkungan yang ekstrim</p>
<p><strong><em>Macam-macam bivak </em></strong>:</p>
<ol>
<li>Bivak alam, menggunakan sarana alam seperti kayu dan dedaunan</li>
<li>Bivak buatan, menggunakan peralatan seperti ponco, jas hujan, flysheet dll</li>
</ol>
<p><em><strong>Macam bentuk bivak ( untuk hutan-gunung</strong></em> )                  Gb. Terlampir</p>
<p>1. Bivak pengawasan / pengintaian</p>
<p>2. Bivak pertahanan / perlindungan</p>
<p><strong><em>Yang perlu diperhatikan dalam pembuatan bivak</em></strong></p>
<ul>
<li>Kondisi medan</li>
</ul>
<p>-          tempat harus datar / rata / enak buat tidur</p>
<p>-          bukan merupakan jalan hewan,manusia atau air</p>
<p>-          jangan di bawah pohon yang sudah tua/lapuk atau di bawah tebing yang labil serta jangan terlalu merusak alam    sekitar</p>
<p>-          dekat dengan sumber air, bukan sarang nyamuk / serangga juga tanaman busuk karena tempat itu tidak sehat dan kurang aman</p>
<p>-          aman dari ancaman hewan atau keganasan alam (banjir, lahar,longsor)</p>
<p>antisipasi : buat parit di sekeliling bivak, tebarkan garam, buat api unggun dll</p>
<ul>
<li>Fasilitas alam yang menunjang di sekeliling kita dan bahan yang kita bawa<strong> </strong></li>
</ul>
<p><strong><em> b. Pakaian</em></strong></p>
<p><strong> </strong>Usahakan ada pakaian khusus untuk pergerakan dan ada pakaian khusus untuk tidur.</p>
<p><strong><em>2. Makanan</em></strong></p>
<p>Salah satu penunjang bagi perlindungan tubuh yang berasal dari dalam tubuh adalah makanan yang dibutuhkan untuk menambah kalori, memberikan tenaga pada otot, and mengganti sel-sel yang rusak. Sumber – sumber makanan :</p>
<ol>
<li>Makanan dari hewan</li>
</ol>
<p>-        binatang lunak ( cacing, siput, keong dll )</p>
<p>-          serangga</p>
<p>-          reptil</p>
<p>-          unggas</p>
<p>-          binatang bertulang belakang</p>
<ol>
<li>Makanan dari tumbuhan</li>
</ol>
<p>Tumbuhan terutama memberikan karbohidrat dan seratnya memperlancar pencernaan.</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>Ciri umum tumbuhan yang dapat dimakan</strong> :</span></p>
<ul>
<li>Bagian tumbuhan yang masih muda ( pucuk/tunas)</li>
<li>Tumbuhan yang tidak mengandung getah</li>
<li>Tumbuhan yang tidak berbulu</li>
<li>Tumbuhan yang tidak berbau kurang sedap</li>
<li>Tumbuhan yang dimakan oleh hewan mamalia misal : kera</li>
</ul>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Langkah &#8211; langkah yang diperlukan apabila akan memakan tumbuhan : </span></strong></p>
<p>v  Makan tumbuhan yang sudah dikenal</p>
<p>v  Makan jangan hanya satu jenis tumbuhan saja</p>
<p>v  Jangan memakan tumbuhan yang buahnya berwarna ungu karena dikhawatirkan mengandung racun alkaloid</p>
<p>v  Cara memakan buah-buahan yang belum kita kenal adalah dengan mengoleskan sedikit ke tangan tunggu reaksinya,  apabila tidak ada rasa aneh  (panas, pahit ) berarti cukup aman kemudian ke bibir, lidah dengan prosedur yang sama setelah itu di makan tunggu 30 menit apabila tidak ada reaksi berarti aman.</p>
<p>v  Sebaiknya masaklah terlebih dahulu bagian tumbuhan yang akan dimakan</p>
<p>v  Lebih baik jangan memakan jamur karena kebanyakan jamur adalah jenisnya dari yang beracun.</p>
<p><em><strong><span style="text-decoration:underline;">Contoh tumbuhan yang dapat dimakan : </span></strong></em></p>
<p align="left">a. umbi tanahnya    : talas, kentang, besusu, paku tanah</p>
<p align="left">b. bagian batang     : umbut muda pisang, sagu, rumput madu</p>
<p align="left">c. buah                   : kelapa, arbei, strawbery hutan, nipah dll</p>
<p align="left">d. biji                      : padi, jagung, rumput teki madura</p>
<p align="left">e. bunga                 : turi, pisang</p>
<p align="left">f. daun                   : rasamala, melinjo, tangkai begonia</p>
<p align="left">g. tunas/pucuk        : cemara</p>
<p align="left">
<p align="left">
<p align="left">
<p align="left"><strong><em> 3. Api</em></strong></p>
<p>Selain menghangatkan tubuh, yang paling penting adalah untuk meningkatkan semangat psikologis. Fungsi yang lain : penerangan, memasak makanan/minuman, membuat tanda-tanda/kode, mengusir binatang liar</p>
<p><strong><em> 4. </em></strong><strong><em>Air </em></strong></p>
<p>Air merupakan prioritas dalam survival. Jika kita kekurangan air bisa mengalami dehidrasi (tubuh kekurangan cairan).</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Klasifikasi air dalam survival</span> :</strong></p>
<p>a. Tidak berwarna,berbau dan berasa misal : air mata air, danau, hujan, sungai</p>
<p>b. Tumbuhan yang mengandung air dan tidak beracun</p>
<p>-                 Tumbuhan beruas-ruas : rotan dan keluarganya</p>
<p>-                 Tumbuhan merambat    : lumut and keluarganya</p>
<p>-                 Tumbuhan khusus         : kantong semar</p>
<p>c. Air tercemar tapi dengan proses sederhana dapat diminum : air tergenang, air     lumpur</p>
<p>d. Air tercemar tapi dengan proses yang rumit dapat diminum : air belerang, air rawa</p>
<p>e. Jejak binatang menyusui dapat menunjukkan lokasi mata air.</p>
<p><strong><em><span style="text-decoration:underline;">Petunjuk</span></em><em> p<span style="text-decoration:underline;">enting</span> <span style="text-decoration:underline;">mengenai</span> <span style="text-decoration:underline;">penggunaan</span> <span style="text-decoration:underline;">air</span> <span style="text-decoration:underline;">oleh</span> <span style="text-decoration:underline;">Survivor</span> :</em></strong></p>
<ol>
<li>Untuk mengatasi rasa haus yang berlebihan dapat dijaga dan diusahakan agar mulut tetap lembab dan basah dengan cara menelan air liur, menghisap ujung kerah baju.</li>
<li>Dalam mengatur makanan disesuaikan dengan persediaan air yang ada.</li>
<li>Jangan minum alkohol sebagai penahan haus ini akan sangat berbahaya</li>
<li>Meminum air seni merupakan tindakan yang salah.</li>
<li>Jangan merokok karena mengakibatkan keringnya tenggorokan dan kehausan</li>
</ol>
<p><strong><em>5. </em></strong><strong><em>Peralatan pendukung dan usaha berkomunikasi dengan pihak lain</em></strong></p>
<p>Misal senjata tajam, alat pembuat api dll</p>
<p><strong><em> Tanda-tanda/kode :</em></strong></p>
<ol>
<li>suara : peluit, teriakan</li>
<li>cahaya, api dan asap</li>
<li>kain dan bendera dengan warna kontras dengan lingkungannya</li>
</ol>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Saran</span> <span style="text-decoration:underline;">cara</span> <span style="text-decoration:underline;">memasak</span> <span style="text-decoration:underline;">bahan</span> <span style="text-decoration:underline;">survival</span> :</strong></p>
<p>1. Sayuran / dedaunan            di rebus</p>
<p>2. Umbi –umbian                    di bakar</p>
<p>3. Daging binatang                  di panggang</p>
<p>4. Buah berair                          di rebus</p>
<p>Buah berkulit tebal              di bakar / di panggang</p>
<p>5. Biji – bijian                          di bakar</p>
<p>6. Akar –akaran                       di bakar / di panggang</p>
<p>7. Ikan kecil                            di bakar / di panggang                            Ikan besar                                                                            di    rebus dipotong kecil, lalu di bakar / di panggang</p>
<p><strong> IV. PENGAMBILAN KEPUTUSAN </strong></p>
<p>Satu hal lagi yang juga turut menentukan lamanya kita mengalami survival adalah tindakan yang kita lakukan</p>
<table style="height:42px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="42" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="124" height="24"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p align="center"><strong>Apakah kita akan menetap (survival statis ) ?</strong></p>
<p align="center"><strong>Atau bergerak mencari jalan keluar (survival dinamis) ?</strong></p>
<p align="center"><strong><br />
</strong></p>
<p>Masing-masing mempunyai keuntungan tersendiri . Jika ingin keluar tentunya kita membutuhkan peta dan kompas atau setidaknya pemahaman tentang daerah tersebut.Keberhasilan dalam pengambilan keputusan dalam survival tergantung pada pengalaman dan latar belakang orang yang mengalami survival.</p>
<p><strong>Kesimpulan </strong><strong>:  survival lebih merupakan sikap mental daripada penguasaan pengetahuan dengan tidak  mengabaikan penguasaan pengetahuan</strong><br />
<img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/10/bivak5.jpg?w=655" alt="BIVAK" title="BIVAK"   class="alignleft size-full wp-image-24" /><br />
<img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/10/bivak22.jpg?w=655" alt="BIVAK2" title="BIVAK2"   class="alignleft size-full wp-image-25" /><br />
<img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/10/bivak31.jpg?w=655" alt="BIVAK3" title="BIVAK3"   class="alignleft size-full wp-image-26" /><br />
<img src="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/10/junglesurvival1.jpg?w=655" alt="junglesurvival" title="junglesurvival"   class="alignleft size-full wp-image-27" /><br />
<strong><br />
</strong></p>
<p align="center">God help them that help themselves</p>
<p align="center">BENYAMIN FRANKLIN-POOR RICHARD ALMANAC</p>
<p align="center">( Tuhan akan menolong kamu jika kamu menolong dirimu sendiri-terj. )</p>
<p align="center">
<p align="center">
<p align="center">
<p align="center">
<p align="center">
<p align="center">
<p><strong>REFERENSI</strong></p>
<p>N.S. Adi yuwono, <em><span style="text-decoration:underline;">SURVIVAL</span> (<span style="text-decoration:underline;">teknik</span> <span style="text-decoration:underline;">bertahan</span> <span style="text-decoration:underline;">hidup</span> <span style="text-decoration:underline;">di</span> <span style="text-decoration:underline;">alam</span> <span style="text-decoration:underline;">bebas</span></em> ). Firancha. 1978</p>
<p>Diktat SPG WANADRI. Bandung. 1995</p>
<p>Hafild,N.A, Aniger, A. <em><span style="text-decoration:underline;">Lingkungan</span> <span style="text-decoration:underline;">hidup</span> <span style="text-decoration:underline;">di</span> <span style="text-decoration:underline;">hutan</span> <span style="text-decoration:underline;">hujan</span> <span style="text-decoration:underline;">tropik</span></em>. Intermasa. Jakarta. 1984</p>
<p>Norman Edwin, <span style="text-decoration:underline;">MENDAKI</span> <span style="text-decoration:underline;">GUNUNG</span> ( <span style="text-decoration:underline;">sebuah</span> <span style="text-decoration:underline;">tantangan</span> ). Bandung. 1985</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><a href="http://andywrx.wordpress.com/category/makanan/">makanan dalam survival</a><br />
   <a href="http://andywrx.wordpress.com/category/air/"> air dalam survival</a><br />
   <a href="http://andywrx.wordpress.com/category/bivak-survival/"> bivak survival</a><br />
    <a href="http://andywrx.wordpress.com/category/bivak/">membuat bivak,salah satu teknik survival</a></p>
<br />Posted in BIVAK SURVIVAL, MANAJEMEN PERJALANAN, Uncategorized Tagged: BIVAK, bivak alam, bivak ponco, BIVAK SURVIVAL, darurat, surviv, SURVIVAL, survive, TEMPAT PERLINDUNGAN, tenda <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andywrx.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andywrx.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andywrx.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andywrx.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andywrx.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andywrx.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andywrx.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andywrx.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andywrx.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andywrx.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andywrx.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andywrx.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andywrx.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andywrx.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andywrx.wordpress.com&amp;blog=9853863&amp;post=4&amp;subd=andywrx&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andywrx.wordpress.com/2009/10/09/bivak-survival/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/760eaee7af8e08757b6d9132bd05c018?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andywrx</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/10/bivak5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">BIVAK</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/10/bivak22.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">BIVAK2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/10/bivak31.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">BIVAK3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andywrx.files.wordpress.com/2009/10/junglesurvival1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">junglesurvival</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
